![]() |
| Kepala Desa Sinartanjung Asep Hendra Sugiharto (kaos biru) didampingi Ketua Panitia Festival Sepak Bola, Rizky Titan Humany (Kaos kuning) |
BANJAR | KEJORANEWS.COM: Semangat pembinaan sepak bola usia dini membara di Lapangan Desinta, Desa Sinartanjung, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar. Festival Sepak Bola Desinta Cup yang digelar Sekolah Sepak Bola ( SSB) Desinta, dilaksanakan pada Sabtu (31/10/2026) dalam rangka memperingati Hari Jadi ke‑8 SSB Desinta sekaligus Hari Jadi ke‑17 Desa Sinartanjung.
Ajang ini menjadi panggung emas bagi anak‑anak untuk mengasah kemampuan sekaligus menanamkan jiwa sportivitas sejak dini. Sebanyak 14 klub dari berbagai daerah turut meramaikan kompetisi, meliputi perwakilan Kabupaten Cilacap, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, hingga Kota Banjar.
Ketua Panitia Festival Sepak Bola Desinta Cup, Rizky Titan Humany, menyampaikan bahwa festival ini bukan sekadar berlomba mencari juara. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi wahana pembinaan generasi muda.
“Pesertanya kurang lebih 14 klub. Ada perwakilan dari Kabupaten Cilacap, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis dan Kota Banjar,” ujar Rizky.
“Tujuannya untuk membangun dan mengembangkan potensi anak‑anak usia dini, mulai dari menanam fair play, mengembangkan bakat, sekaligus mengenalkan sepak bola sejak dini,” lanjutnya.
Ia berharap Desinta Cup menjadi momentum awal bagi lahirnya lebih banyak kompetisi sepak bola usia dini di Kota Banjar. Menurutnya, anak‑anak membutuhkan ruang kompetisi yang sehat dan terarah demi perkembangan yang optimal.
“Harapannya, ajang ini bisa menjadi awal bagi Kota Banjar untuk mengadakan event‑event sepak bola anak usia dini lainnya, sehingga perkembangan anak‑anak bisa semakin baik,” harap Rizky.
Sementara itu, Kepala Desa Sinartanjung sekaligus Pelindung SSB Desinta, Asep Hendra Sugiharto, mengungkapkan bahwa SSB Desinta merupakan lembaga binaan yang mendapat dukungan Pemerintah Desa Sinartanjung. Nama Desinta sendiri merupakan kepanjangan dari Desa Sinartanjung.
“Alhamdulillah, berkat kontribusi para pengurus dan orang tua siswa yang selalu mendukung kegiatan, SSB Desinta bisa berdiri sampai delapan tahun dan mengadakan event seperti ini,” kata Asep.
Ia menegaskan komitmen Pemerintah Desa agar pembinaan sepak bola tidak menjadi beban bagi masyarakat. Bahkan, SSB Desinta memberikan pembinaan secara gratis bagi warga Desa Sinartanjung.
“Target kami di pemerintahan desa, khususnya untuk warga Sinartanjung, ingin menggali potensi anak‑anak tanpa membebankan masyarakat atau orang tua siswa. Di sini untuk SSB Desinta kami gratiskan, tidak dipungut biaya,” jelas Asep.
SSB Desinta pun terbuka bagi anak‑anak dari luar Desa Sinartanjung. Pembinaan telah dimulai sejak usia sekitar tujuh tahun dengan latihan berkelanjutan yang diarahkan untuk melahirkan bibit pemain potensial.
“Kami berharap dari pemerintah desa, khususnya Desa Sinartanjung, bisa lebih fokus menggali potensi anak‑anak dalam bidang sepak bola. Biar muncul bibit‑bibit, khususnya dari Desa Sinartanjung dan pada umumnya dari Kota Banjar,” tuturnya.
Selain festival sepak bola, rangkaian peringatan HUT SSB Desinta dan Desa Sinartanjung juga direncanakan diisi kegiatan keagamaan berupa pengajian yang dijadwalkan pada Desember mendatang, apabila tidak ada kendala.
Festival Desinta Cup pun diharapkan menjadi proses panjang pembentukan generasi muda yang disiplin, berkarakter, dan menjunjung tinggi sportivitas melalui sepak bola.
ASEP

Posting Komentar