Masyarakat dan Dunia Pendidikan Kabupaten Mesuji Tunggu Sikap Pemkab Mesuji Terkait Dugaan Oknum Kadis Pendidikan Main Serong


Masyarakat dan Dunia Pendidikan Kabupaten Mesuji Tunggu Sikap Pemkab Mesuji Terkait Dugaan Oknum Kadis Pendidikan Main Serong

MESUJI I KEJORANEWS.COM: Viral di sebuah media Sosial Facebook dan media online saat saat ini terkait dugaan oknum Kadis Pendidikan berinisial ANS diduga doyan ama wanita bukan Muhrimnya.


Dugaan itu tertuang di pemberitaan dua media yaitu media sinarlampung yang berjudul oknum Kadis di Kabupaten Mesuji Terindikasi Doyan Main Perempuan. 


Sedangkan kalau media tintainformasi sampai saat ini masih viral di sebuah facebook terkait dugaan Kadis tersebut, di posting oleh akun pribadi milik Igo Pubian pada enam hari lalu. Di media itu berjudulkan " Bak Don Juan Diduga, Oknum Kadis Pendidikan Kabupaten Mesuji Rayu Dia Wanita Sekaligus."


Atas pemberitaan di dua media tersebut, bisa berdampak buruk atau bisa mencoreng nama baik pendidikan karena kelakuan oknum Kadis Pendidikan Kabupaten Mesuji berinisial ASN yang tak patut diguguh dan tiru atau tak terpuji sebab doyan pada wanita bukan muhrimnya.


Terkait dengan pemberitaan Kadis pendidikan Kabupaten Mesuji yang doyan perempuan menuai tanggapan dari berbagai golongan masyarakat di Kabupaten Mesuji dan anggota DPRD Mesuji.


Salah satunya Erik Utama, tokoh masyarakat Kecamatan Panca Jaya. Ia berpendapat sebaiknya berita itu diselusuri kebenarannya secara hukum memang harus ada pembuktian dan saksi serta alat bukti tapi secara moral dunia pendidikan di Kabupaten Mesuji sudah tercoreng terkait perilaku oknum dinas pendidikan tersebut.


Sementara itu, Buyung Darmono salah satu anggota DPRD Kabupaten Mesuji menyampaikan, bahwa. sebenarnya berita itu sudah lama beredar dan kepala Dinas Pendidikan sudah memberikan klarifikasi, akan tetapi berita itu sudah menyebar kemana- mana.  Maka untuk itu, katanya, sebaiknya Pemda Mesuji mengambil langkah yang terbaik.


Salah seorang Kepala Sekolah Kecamatan Way Serdang yang enggan disebut namanya mengatakan, seharusnya guru memberikan contoh dan perilaku yang baik bagi muridnya.


Terkait pemberitaan ini, oknum ASN yang dimaksud dan Sekda Kabupaten Mesuji ketika dikonfirmasi Senin (20/6/2022) lewat telepon selulernya belum memberi jawaban. Pesan whatsapp dari tim media ini juga belum diberikan jawaban.





(Mumu/Yusri)

Lebih baru Lebih lama