Pencairan Anggaran Tidak Jelas, Sejumlah Media Kecewa dengan Humas DPRD Natuna


Pencairan Anggaran Tidak Jelas, Sejumlah Media Kecewa dengan Humas DPRD Natuna

Kabag Persidangan dan Humas Setwan Natuna, Ferizaldi-
NATUNA I KEJORANEWS.COM : Sejumlah perwakilan media di Natuna merasa kecewa dengan keputusan sepihak yang diberlakukan oleh seketariat DPRD Natuna atas pencairan kerja sama publikasi media.

Hal itu dikarenakan adanya kesenjangan yang terkesan sengaja dibuat oleh seketariat DPRD, karena dalam realisasi kerjasama media ada media yang mendapatkan pencairan dan ada yang tidak.   Sementara ada sekitar 80 perwakilan media  Natuna baik Cetak maupun online yang terdaftar melakukan penandatangan kerjasama publikasi kegiatan DPRD Natuna.

Dodi dari media Bursa kota salah satu perwakilan media yang mengaku merasa dianaktirikan oleh seketariat DPRD, karena medianya tidak mendapatkan realisasi pencairan kerjasama bulan April 2021.

“Padahal media saya sudah mempublikasikan kegiatan anggota DPRD sesuai yang tertuang dalam kerjasama,” ujar Dodi, Kamis ( 20/5/2021).

Dodi bersama beberapa media yang tidak mendapatkan realisasi pencairan dana kerjasama bahkan telah mendatangi seketariat DPRD guna mendapatkan kejelasan dan alasan tidak adanya pencairan media mereka. Namun jawaban yang diterima dari pihak seketariat dalam hal ini bagian Persidangan dan Humas DPRD tidak memuaskan.

“Gak jelas juga jawabannya, malah mereka yang balik curhat, gak ada anggaran, media terlalu banyak, “ imbuh Dodi.

Sementara itu Kabag Persidangan dan Humas Seketariat DPRD Natuna, Ferizaldi, saat dikonfirmasi mengenai hal itu menjawab, bahwa ada beberapa media setelah dievaluasi   dinilai tidak dapat untuk dilakukan pencairan kerjasama karena tidak memenuhi kriteria yang telah ditetapkan pihak Sekretariat Dewan ( Setwan)

Menurut Ferizaldi ada beberapa kriteria dalam pencairan kerjasama antara Setwan dengan media di Natuna. Kriteria itu ditetapkan juga mengingat keterbatasan anggaran yang dimiliki oleh seketariat DPRD, sehingga ada beberapa media yang dinilai layak dan dipertahankan untuk mendapatkan kerjasama.

“Jadi ada beberapa media yang kita nilai tidak memenuhi kriteria kita, sehingga tidak dapat kita realisasikan pencairan kerja sama,”ujar Ferizaldi.

Menurut Ferizaldi keterbatasan anggaran di DPRD juga menjadi salah satu penyebab tidak cairnya kerja sama media. Karena terkadang Setwan harus melakukan skala prioritas atas beberapa kegiatan anggota DPRD yang juga membutuhkan dana. Sementara sumber dana DPRD hanya 1.

Ferizaldi menambahkan dalam sistem keuangan DPRD tahun 2021, untuk srmester 1 seharusnya masih ada 2 kali lagi realisasi pencairan anggaran kerja sama media, namun itu juga belum dapat dipastikan.

Sementara sejumlah perwakilan media di Natuna mengaku setiap tahun realisasi kerjasama media di seketariat DPRD selalu tidak jelas, atau tidak sesuai dengan point kerja sama yang ditandatangani, karena ada media yang dalam setahun dapat menerima beberapa kali pencairan dan ada juga yang hanya menerima sekali atau tidak sama sekali.

Bahkan isu harus adanya memo sakti dari anggota DPRD untuk pencairan kerja dama di DPRD bukanlah rahasia lagi di kalangan awak media.

( Piston)
Lebih baru Lebih lama