{[["☆","★"]]}
Mahasiswa/I Amnambas Yogyakarta -
ANAMBAS I KEJORANEWS.COM : Mahasiswa Anambas Yogyakarta masih menunggu bantuan pengadaan Asrama dari Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) guna menunjang pendidikan bangku kuliah bagi Mahasiswa Anambas di Yogyakarta.

Belum adanya asrama mahasiswa tentunya menjadi kendala terbesar Mahasiswa Anambas di Yogyakarta dalam mengoptimalkan peran mahasiswa dalam berpartisipasi  untuk kemajuan daerah khususnya KKA. 

" Terakhir kali mahasiswa Anambas di Yogyakarta memiliki asrama stop pada 28 Desember 2018 yang lalu, itupun dengan status rumah kontrakan sebagai tempat tinggal dan juga sebagai tempat berkreatifitas di yogyakarta, " ujar Garda Putra Megantara, Ketua Umum Keluarga Pelajar Mahasiswa Kabupaten Kepulauan Anambas Yogyakarta (KPMKKA-Y), Selasa (24/12/2019).
Garda Putra Megantara 


Pada saat itu Garda yang didampingi Hindra Rivana wakil ketua umum KPMKKA-Y sedang membentuk Forum diskusi bersama anggota dan pengurus KPMKKA-Y guna mencari solusi untuk terwujudnya asrama mahasiswa Anambas di Yogyakarta. 

Menurut Hindra, dengan status sebagai mahasiswa mereka hanya memiliki sumbangsih tenaga dan pikiran dalam membantu untuk memajukan daerah Anambas. Namun saat ini, mahasiswa memerlukan  bantuan dari Pemerintah Daerah dalam mengembangkan ide dan inovasi untuk memajukan daerah, salah satunya dengan cara pengadaan asrama Anambas di Yogyakarta guna mempermudah menjalankan organisasi kemahasiswaan daerah yang memiliki kesekretariatan dan mempermudah langkah dalam melakukan aktifitas yang bernuansa memperkenalkan daerah baik itu  dari seni, budaya, kuliner, olah raga dan lain sebagainya. 

“ Untuk itu saya selaku wakil ketua KPMKKA-Y berharap pemerintah bisa mengupayakan apa yang menjadikan permohonan kami, guna mengoptimalkan peran mahasiswa dalam membantu pembangunan daerah, dan semoga apa yang menjadi permohonan kami bisa diusahakan dan terealisasikan, "  lanjut Hindra Rivana.

Diketahui mahasiswa/i Anambas yang berada di Yogyakarta berkisar 120-an. Asrama kemungkinan tidak dapat menghimpun seluruhnya, tetapi dengan adanya asrama dapat membantu mahasiswa dalam proses perkuliahan, menampung dan membantu calon mahasiswa baru guna mencari kampus di Yogyakarta, bersilaturahmi antar mahasiswa, dan juga kesekretariatan dalam berorganisasi. 

Adapun yang menjadi kendala dalam pengadaan asrama mahasiswa Anambas menurut Wakil Bupati KKA, Wan Zuhendra pada sambutannya di acara pelantikan pengurus KPMKKA-Y mengatakan ada aturan yang yang mengatur dan harus di ikuti, salah satunya Permendagri tentang Dana Bansos dan Hibah.

Menurut Garda, aturan ini tentu menjadi permasalahan seluruh organisasi kedaerahan, terkhusus di lingkaran organisasi mahasiswa Kepri di Yogyakarta.

Namun, dari 7 organisasi Kota\Kabupaten di Provinsi Kepri Yogyakarta, hanya mahasiswa Anambas yang tidak memiliki asrama sekaligus sekretariat di Yogyakarta. 

"Oleh karena itu kami berharap pemerintah daerah dapat memberikan kebijakan dalam problem ini untuk merealisasikan asrama kami disini, baik itu sewa rumah untuk asrama putra dan putri ataupun pembelian rumah bertipe kost sebagai Asrama putra Permanen, sebagaimana yang telah kami ajukan”. Jelas Garda

 (Humas KPMKKA-Y/ Ardian)
 
Top