{[["☆","★"]]}
Akai Tutup Mulut Wartawan Anambas
ANAMBAS I KEJORANEWS.COM : Menyampaikan aspirasi stop kekerasan dan kriminalisasi pers, puluhan wartawan Anambas bersempena Hari Pers Nasional (HPN) ke 73 dengan menggelar aksi tutup mulut menggunakan lakban di di Tugu Buak, Jumat (8/2/2018).

Indra Gunawan Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan HPN Anambas, mengatakan, aksi damai dengan menutup mulut dengan lakban merupakan salah satu dari sejumlah rangkaian kegiatan HPN ke 73 di Anambas.

"Hari Ini merupakan kegiatan pembuka, pada hari Sabtu besok (9/2) kita akan melaksanakan Forum Group Discussion (FGD) di Gedung Balai Pertemuan Masyarakat Siantan (BPMS),"ujarnya.

Tambahnya, selain dua kegiatan itu, kegiatan lain yang juga akan dilaksanakan adalah Bakti Sosial, Lomba mewarnai tingkat TK dan Lomba Foto.

"Kegiatan itu yang kita akan lakukan, sebagai wujud dari eksistensi hadirnya wartawan dalam mendukung majunya pembangunan di Kabupaten Kepulauan Anambas,"pungkasnya.

Terkait kegiatan aksi damai tutup mulut, Koordinator Aksi Damai  HPN ke 73 di Anambas, Fitra Hadi mangatakan, aksi tutup mulut salah satunya adalah untuk menghimbau agar semua pihak untuk stop kekerasan dan kriminalisasi pers.

"Walaupun di daerah kami kriminalisasi dan kekerasan belum pernah terjadi, namun saya menghimbau kepada kawan-kawan tetap berkerja pada koridor kode etik jurnalistik," kata Fitra.

Pria yang menjabat sebagai Pemimpin Redaksi (Pemred) Portal Metrosidik itu mengungaku, kegiatan tersebut juga untuk mempererat solidaritas para pekerja pers yang ada di daerah Anambas khususnya dan Indonesia pada umumnya.

Ia melanjutkan, aksi yang dilakukan untuk memberikan energi baru bagi para pekerja pers yang rela bertugas di ujung negeri untuk mengabdikan diri, yang mana sebagiannya harus terpisah dari keluarga yang dicintai di daerah lain.

"Pengabdian rekan-rekan pers sangat luar biasa dalam mendorong pembangunan di Kabupaten Kepulauan Anambas, meski banyak dinamika serta retorika yang terjadi saat bertugas,"bebernya .

Fitra menambahkan, aksi ini merupakan refleksi bagaimana beratnya perjuangan pers Anambas dalam mendorong pembangunan. 

"Ingat pers hadir di segala tingkat sosial masyarakat sebagai corong informasi, yang mampu memberikan aura positif bagi pembangunan negeri,"jelasnya.

Sejak daerah ini terbentuk sambung dia, pers telah eksis hingga saat ini, dan  terus menyuarakan aspirasi dan keinginan masyarakat dalam bentuk tulisan informasi aktual,tajam, dan terpercaya.

"Harapan kami, di aksi ini semoga ke depannya insan pers mampu membangun kepercayaan publik serta dapat menciptakan sinergitas bersama stakeholder dalam membangun dan mengimplementasikan negara yang berdemokrasi demi kemajuan bangsa dan negara," pungkasnya .

Lionardo
 
Top