{[["☆","★"]]}
Foto Ilustrasi Penambangan Pasir
LINGGA I KEJORANEWS.COM : " R" Direktur PT. Energi Singkep Bertuah (ESB) perusahaan tambang pasir Kabupaten Lingga mempertanyakan kembali mempertanyakan tentang siapa inisial YD yang menuding dirinya melakukan penipuan terhadap YD sebesar Rp 820 Juta sebagaimana muncul di pemberitaan di salah satu media online dengan judul "  Pengusaha Ditipu Makelar Tambang Pasir Lingga Rp 820 Juta. "

Kepada media ini, Minggu (30/12/2018), R menjelaskan, bahwa dalam pelaksanaan rencana kerja penambangan tidak ada yg bernama YD. Apalagi sampai memakai dana dari YD. 

" Siapa itu YD? anehnya lagi angka investasi yang di paparkan YD itu 820 juta, sedangkan angka yang sesungguhnya lebih besar dari 820 juta, inikan aneh? Secara logika apa bisa dengan dana 820 juta untuk melakukan aktifitas tambang pasir darat dengan luas lahan yang cukup besar?, ungkap R.

Menurut R dalam kontrak kerjasama penambangan pihaknya bekerjasama dengan  ET.

"  ET adalah salah satu subkon yg sudah melakukan kontrak kerja sama bersama PT.ESB sebagai pelaksana produksi tidak ada melaporkan hal tersebut. Kita bingung siapa itu YD.sedangkan didalam kegiatan yang sedang kami laksanakan bersama subkon itu tidak ada yang bernama YD. Saya sudah menemui ET dan ET mengaku tidak tau siapa itu YD. " terang R.

Terang R lagi,  ET sebagai subkon pelaksana produksi adalah yang menyiapkan segala kebutuhan alat berat yang dilaksanakan buat penunjang produksi. Namun dikatakannya saat ini memang masih belum terlaksana.

" Semua proses untuk menuju pelaksanaan penambangan tetap jalan bahkan kami dari pihak ESB menunggu penyiapan kesiapan dari ET sebagai subkon untuk mempersiapkan sgala sesuatunya untuk aktifitas tambang di lapangan. Dan kita memahami untuk mempersiapkan kelengkapan operasional penambangan tidaklah bisa cepat dan membutuhkan proses. Namun diprediksikan kalau tidak ada halangan akan mulai melakukan aktifitas nanti pada awal 2019."  Papar R.

R mengaku bahwa dalam beraktifitas nanti pihaknya juga menyertakan BUMD Lingga sebagai bahagian dari sinergitas dalam aktifitas tambang. hal itu agar bisa menunjang kemampuan SDM tempatan.

" Menyertakan BUMD merupakan salah syarat untuk berinvestasi dan tentunya pihak perusahaan dan pemegang saham memang menyambut baik akan hal ini karena dengan menyertakan BUMD berarti jelas peran kita dari perusahaan bersama BUMD untuk memberi kontribusi bagi daerah, " kata R.

Untuk itu R berharap kepada YD, agar dapat meluruskan apa sebenarnya yang terjadi, karena dirinya mengaku merasa tidak ada menipu YD dan  kenal dengan YD. Apalagi sampai membuat MOU atau memakai YD sebagai salah seorang pemilik saham PT ESB.

 ( md )
 
Top