{[["☆","★"]]}
Zaki Setiawan saat Sosialisasi
BATAM I KEJORANEWS.COM : KPU Kota Batam mengajak siswa menangkal informasi hoax yang marak disebarluaskan melalui media sosial. Salah satu caranya adalah dengan menghindari menerima informasi tersebut dan tidak ikut menyebarluaskan informasi yang tidak jelas akurasi dan kebenarannya itu.

Ajakan itu disampaikan Komisioner KPU Kota Batam Zaki Setiawan dalam sosialisasi pemilih pemula di hadapan ratusan siswa SMKN 1 Batam, Jumat (31/8). Sosialisasi ini digelar Badan Kesbangpol Kota Batam. Selain dari KPU, Badan Kesbangpol juga menghadirkan pemateri Anggota Bawaslu Kota Batam Bosar Hasibuan.
Sosialisasi KPUD Batam kepada Siswa SMKN 1 Batam

"Siswa SMKN 1 Batam harus jadi pemilih cerdas. Di antaranya dengan memastikan namanya terdaftar dalam DPT (daftar pemilih tetap), tidak menerima informasi hoax, fitnah, dan kampanye hitam, re-check informasi dan rekam jejak calon, serta menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2019," katanya.

Zaki menerangkan, pemilu adalah sarana kedaulatan rakyat untuk memilih anggota DPR, DPD, Presiden dan Wakil Presiden, dan untuk memilih anggota DPRD, yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Berbeda dengan pemilu-pemilu sebelumnya, Pemilu 2019 dilaksanakan serentak antara pemilu legislatif dan  pemilu presiden. 

Partisipasi pemilih pemula sangat strategis pada pemilu. Mengingat satu suara sangat menentukan nasib bangsa.

Berdasarkan data Disdukcapil Kota Batam, ada sekitar 27.315 pemilih pemula yang telah merekam atau mengantongi e-KTP. Terdiri atas 1.990 pemilih berusia 17 tahun, 11.191 pemilih berusia 18 tahun, dan 14.134 pemilih berusia 19 tahun. Mereka baru akan menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2019.

Rilis
 
Top