{[["☆","★"]]}
Indra Joni Kepala BPMD Natuna
NATUNA I KEJORANEWS.COM : Hingga saat ini belum semua Desa di Kabupaten Natuna yang memiliki Badan usaha Desa atau Bumdes. Dari data yang dimiliki Badan Pemgembangan Masyarakat Desa (BPMD) baru sekitar 57 Desa yang memiliki Bumdes  dan hanya 22 Bumdes yang aktif. 

Kepala BPMD Natuna Indra Joni di Ranai menyebutkan dari 57 Bumdes yang ada itu ada yang bergerak di bidang usaha cucian motor, usaha depot  air isi ulang, penyewaan tenda, pangkalan minyak tanah dan penampungan gula aren. Rabu (23/5/2018).

Menurut Indra Joni, sumber dana Bumdes berasal dari penyertaan modal dari desa, dan  dana bantuan.

"Pertanggung jawaban dari Bumdes itu langsung ke Desa. Nah untuk itu kan hasil dari Bumdes seharusnya dapat digunakan untuk Pendapatan Desa. Sayangnya sejauh ini belum ada Bumdes yang dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi Desa, " kata Indra Joni.

Namun demikian dikatakan Indra, pihaknya BPMD terus melakukan pembinaan dan memantau langsung keberadaan Bumdes di setiap Desa, " . 

"Kami terus memfasilitas agar setiap Desa dapat mengaktifkan Bumdes, dengan memanfaatkan sumber daya yang ada diwilayah masing- masing. tentunya kita berharap Bumdes dapat bermanfaat bagi warga Desa," tambah Indra Joni.

Indra joni mengakui aktivitas Bumdes di Natuna masih belum maksimal, padahal Keberadaan Bumdes diharapkan dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat Desa.  

"Masih harus terus diberikan pembinaanlah, untuk mengaktifkan Bumdes ini, agar benar- benar berjalan dan dapat bermanfaat bagi peningkatan perekonomian Desa," tutup Indra Joni.

Adw
 
Top