{[["☆","★"]]}
Kadis Sosial Pemko
Tanjungpinang,
Agustiawarman
TANJUNGPINANG I KEJORANEWS.COM : Kepala Dinas Sosial Kota Tanjungpinang, Agustiawarman mengakui bahwa  jumlah anak jalanan (Ajal) yang putus sekolah bertambah dari tahun ke tahun di Kota Tanjungpinang. Hal itu disampaikannya saat ditanya awak media terkait kemungkinan semakin tingginya angka anak jalanan di Kota ini.

Menurut Agustiawarman, peningkatan jumlah anak jalanan dikarenakan faktor ekonomi dan kurangnya perhatian orang tua.

"Memang benar kalau penambahan jumlah anak jalanan meningkat. Untuk jumlahnya detailnya saya belum bisa sampaikan pastinya, kalau saya nilai perhatian orang tuanya juga kurang, kata dia kepada kejoranews.com, Senin (4/12/2017).

Dikatakannya, bahwa untuk mengurangi jumlah anak jalanan (Ajal), tidak cukup melakukan intervensi kepada mereka, keluarganya pun harus dibina, sebab salah satu alasan mereka berada di jalanan adalah kondisi ekonomi keluarga. Jika keluarganya ikut dibina, maka taraf ekonomi keluarga bisa meningkat, sehingga mereka akan kembali ke rumah.

"Kami juga sudah merangkul anak-anak jalanan ini degan mengadakan rehabilitas kepada mereka, namun orang tuanya yang harus menjadi pendorong anaknya untuk sekolah bukan hanya pemerintah", Ujarnya.

Lanjut Agus, kedepannya pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas Sosial akan lebih serius lagi untuk merangkul para anak jalanan (Ajal) di kota Gurindam ini.

"Kita ada semua datanya para anak-anak dijalanan yang tidak berpendidikan di kota Tanjungpinang ini, kedepannya kita berusaha lebih meningkatkan peran kita lagi, walaupun anggaran terbatas kita akan tetap memperhatikan mereka", Sebutnya.

Tomi S
 
Top