{[["☆","★"]]}
BATAM I KEJORANEWS.COM : Lie Hon Min korban pengeroyokan sejumlah orang di Klenteng Melcem, Kecamatan Batu Ampar pada 6 Mei 2017 mengalami memar hidung dan luka robek di kepala. Tidak terima atas pengeroyokan yang dilakukan puluhan orang itu, korban akhirnya melaporkannya ke Polisi Sektor (Polsek) Batu Ampar pada 07 Mei 2017 dengan membawa bukti visum dari Rumah Sakit Budi Kemualiaan (RSBK). Minggu (21/5/17).

Kepada media ini, Lie Hon Min mengaku awal kejadian si pelaku menghembuskan asap rokok pelaku ke wajahnya, tak terima dengan tindakan itu, ia selanjutnya adu mulut dengan pemuda tersebut dan menampar pemuda itu, namun kemudian pemilik rumah di klenteng itu mengajak teman-teman pemuda itu untuk mengeroyok dirinya.

" Ada sekitar 10 orang, mereke memukul saya dengan menggunakan piring, kursi, kayu dan benda lainnya. Mereka berhenti setelah saya banyak mengeluarkan darah. Saya kemudian ke rumah sakit untuk visum," ujarnya.

Terkait laporan itu,  Lie Hon Min mengaku dua orang dari pelaku pengeroyok telah diamankan di Polsek Batu Ampar/

" Sudah ditangkap 2 orang, tetapi yang lainnya belum. Dua orang pengeroyok itu saat diperiksa sudah mengaku melakukan penganiyaan kepada saya. Saya menuntut keadilan agar orang-orang yang mengeroyok saya sebanyak 10 orang itu, segera ditangkap dan ditahan," tambahnya.

Terkait informasi ini, awak media ini mendatangi Polsek Batu Ampar untuk mengetahui perkembangan dan kebenaran kasus tersebut. Namun saat didatangi pada Senin (15/5) lalu, pihak Kanit  yang menangani kasus tersebut sedang tidak ada ditempat, sementara polisi piket mengaku tidak bisa memberi keterangan terkait kasus tersebut, dan mengarahkan agar awak media ini datang esok hari.

Saat didatangi lagi guna konfirmasi, pada Minggu (21/5) oleh awak media ini, polisi jaga Polsek Batu Ampar, Wolter P., mengaku juga tidak kasus tersebut, dan mengarahkan awak media untuk langsung bertanya kepada bagian Reskrim. Namun saat awak media ini ke lantai 2 bagian Reskrim tidak ada terlihat satu polisipun yang ada di ruangan itu.

Rdk
 
Top