![]() |
| Kapolres Banjar, AKBP Didi Dewantoro, saat sedang memimpin Sertijab |
Upacara dimulai sekitar pukul 07.00 WIB dan dipimpin langsung oleh Kapolres Banjar, AKBP Didi Dewantoro, S.I.K., S.H., M.A.P., CPHR. Kegiatan dihadiri Ketua Bhayangkari Cabang Banjar, para pejabat utama, seluruh Kapolsek jajaran, perwira, personel, Bhayangkari, serta ASN di lingkungan Polres Banjar.
Dalam prosesi tersebut, Kompol Saeful Bahri, S.Pd.I., resmi menjabat sebagai Wakapolres Banjar, menggantikan Kompol Djoko Susilo, S.T., yang kini mendapat amanah baru sebagai Kasatbinmas Polrestabes Bandung.
Sementara itu, jabatan Kasatresnarkoba diisi AKP Agung Rahmatulloh, S.H., CPHR., menggantikan AKP Asep Musa Dinata, S.I.P., M.M., CPHR., yang dipindahkan ke Polres Garut dengan posisi yang sama. Pergantian juga terjadi di tingkat kewilayahan: IPTU Agus Supriyatman yang sebelumnya menjabat Kasattahti Polres Banjar kini dipercaya memimpin Polsek Langensari, menggantikan Kompol Yosua Sori Hamonangan, S.I.P., yang memasuki masa purnabakti.
Suasana penuh kekhidmatan menyelimuti jalannya sertijab. Setelah keputusan Kapolda Jawa Barat dibacakan, rangkaian acara berlanjut dengan penanggalan dan penyematan tanda jabatan, pengambilan sumpah, hingga penandatanganan berita acara serta pakta integritas.
Kapolres Banjar, AKBP Didi Dewantoro, menegaskan bahwa pergantian ini bukan sekadar perubahan nama dalam bagan struktur.
"Setiap jabatan memiliki tanggung jawab dan tantangannya masing-masing. Kepada pejabat baru, saya harap segera beradaptasi, memahami tugas dan karakter wilayah, serta melanjutkan apa yang sudah berjalan dengan baik."
Ia juga menekankan esensi utama amanah yang diemban:
"Yang paling penting adalah menjalankan tugas ini dengan penuh tanggung jawab. Jaga integritas, bangun komunikasi dan soliditas, serta berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat."
Pergantian jabatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga roda organisasi tetap dinamis dan pelayanan kepada masyarakat terus berjalan lancar. Para pejabat yang baru kini dipanggil membuktikan bukan lewat kata-kata di podium, melainkan lewat kerja nyata di lapangan. Sebab pada akhirnya, keberhasilan sebuah jabatan tidak diukur dari posisi yang disandang, melainkan dari seberapa besar manfaat yang diberikan untuk warga.
ASEP

Posting Komentar