![]() |
| Skrining TBC |
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Banjar, Hj. Wiwik Nursanti, dr., MM.Kes., menjelaskan pelaksanaan ini merupakan langkah nyata memutus mata rantai penularan TBC yang masih menjadi perhatian bersama.
"Selama periode Juli hingga Agustus ini, kami telah melaksanakan kegiatan di 25 lokus. Sebanyak 15 lokus pada bulan Juli, dan bertambah 10 lokus hingga minggu ini di bulan Agustus," jelas dr. Wiwik saat mendampingi pemeriksaan di Bale RW Lingkungan Banjar Kolot, Kelurahan Banjar, Kecamatan Banjar, Sabtu (15/8/2026).
Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, rata-rata ditemukan sekitar 25 orang per lokus yang terindikasi memiliki gejala penyakit tersebut. dr. Wiwik memastikan setiap warga yang masuk kategori terduga akan segera mendapatkan pemeriksaan lanjutan, penanganan intensif, dan pengobatan tuntas hingga sembuh total.
"Siapa pun yang terindikasi menderita TBC akan kami tangani dan rawat secara berkelanjutan hingga dinyatakan sembuh sepenuhnya," tegasnya.
Selain mendeteksi sejak dini dan mencegah penularan meluas, program ini juga bertujuan agar layanan kesehatan gratis dapat dirasakan lebih merata, khususnya oleh kelompok masyarakat yang berisiko tinggi. Diharapkan pula kehadiran petugas dan pemeriksaan terbuka seperti ini perlahan mampu mengikis pandangan keliru serta stigma negatif yang masih melekat, sehingga penderita tidak ragu berobat dan bisa kembali sehat serta beraktivitas normal bersama keluarga.
ASEP

Posting Komentar