![]() |
| KKN Mahasiswa STISIP Bina Putra Banjar |
Para pelaku usaha yang hadir mendapatkan materi lengkap, mulai dari inovasi pengolahan produk agar lebih beragam dan tahan lama, tata cara mengurus legalitas usaha, hingga strategi pemasaran yang tepat sasaran. Mahasiswa juga menjamin akan memberikan pendampingan berkelanjutan agar ilmu yang diterima bisa langsung dipraktikkan.
Ketua Kelompok KKN, Ely Supical, menjelaskan kegiatan ini disiapkan khusus untuk menjawab kebutuhan riil para pelaku usaha di desa.
“Kami ingin membuktikan bahwa hasil pertanian Desa Balokang tak hanya berhenti sebagai bahan mentah. Hasil bumi bisa diolah menjadi produk bernilai jual tinggi, berdaya saing kuat, dan dikenal lebih luas, seperti ubi diolah menjadi kripik, pisang diolah jadi pisang sale atau kripik, ” ujar Ely.
Ia berharap, melalui bekal pengetahuan dan pendampingan ini, para pelaku UMKM semakin maju, mandiri, dan mampu mendorong perekonomian desa secara berkelanjutan.
Sementara itu, Kasi Pemerintahan Desa Balokang, Andy Haryanto, menyambut baik serta mengapresiasi langkah yang diambil para mahasiswa.
“Kami sangat berterima kasih dan menyambut baik kegiatan ini. Harapannya, ke depannya semakin banyak UMKM desa yang tumbuh dan berkembang, sehingga taraf hidup masyarakat pun ikut meningkat,” ungkap Andy.
Antusiasme juga terlihat dari para pelaku UMKM yang hadir. Mereka mengaku sangat membutuhkan wawasan baru agar usaha yang dijalani terus relevan, berkembang, dan tidak tertinggal zaman.
ASEP

Posting Komentar