![]() |
| Kasi Binadik dan Giatja, Rilo Restu Prambudi dan Kasubsi Giatja, Donny Irawan |
Panen raya ini berlangsung di Area Kegiatan Kerja Lapas Banjar di area Pertaninan, Perikanan dan Peternakan Lapas Banjar.
Kepala Lapas Banjar, Tutut Prasetyo diwakili Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Kegiatan Kerja (Kasibinadik dan Giatja) beserta jajaran dan hadir pula unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Banjar, mengikuti kegiatan secara daring serentak dengan seluruh UPT Pemasyarakatan di Indonesia yang terpusat di Lapas Kelas I Cirebon.
Kepala Lapas Kelas IIB Banjar, Tutut Prasetyo melalui Kasi Binadik dan Giatja, Rilo Restu Prambudi didampingi Kasubsi Giatja, Donny Irawan menjelaskan bahwa konsep kegiatan ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan lapas tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Hasil panen kami jual secara terbatas kepada para pegawai lapas dengan harga terjangkau. Seluruh hasil penjualan, yang mencapai total sekitar Rp 2.020.000, akan kami sumbangkan untuk membantu korban musibah di wilayah Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat," ujarnya seusai kegiatan panen raya.
Proses penjualan berjalan lancar dan mendapatkan antusiasme tinggi dari para pegawai, yang menyambut baik upaya itu sebagai bentuk kontribusi bersama dalam membantu mereka yang membutuhkan.
" Semoga bantuan kai bisa bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan." Tambahnya.
Pelaksanaan panen raya ini merupakan bagian dari implementasi pembinaan warga binaan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan serta Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pembinaan dan Pembimbingan Warga Binaan Pemasyarakatan, juga 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026 yakni Kemandirian pangan melalui program pertanian, perikanan, dan peternakan di Lapas dan Rutan dengan memanfaatkan lahan-lahan tidur.
Melalui program tersebut, warga binaan diberikan pembekalan keterampilan pertanian sebagai bekal hidup mandiri setelah kembali ke tengah masyarakat.
Selain sebagai sarana pembinaan keterampilan kerja, panen raya ini juga memiliki nilai sosial. Sebagian hasil panen disumbangkan kepada masyarakat yang terdampak musibah bencana alam di berbagai daerah di Indonesia, sehingga warga binaan turut dilibatkan dalam kegiatan yang menumbuhkan rasa empati, kepedulian sosial, dan tanggung jawab sebagai bagian dari masyarakat.
Melalui kegiatan panen raya ini, Lapas Banjar menegaskan komitmennya untuk terus menyelenggarakan pembinaan yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia warga binaan, guna mendukung proses reintegrasi sosial dan mewujudkan tujuan sistem pemasyarakatan yang humanis dan produktif.
Kegiatan panen raya dihadiri langsung Pejabat Struktural Lapas Banjar beserta jajaran, Pabung Kodim 0613/Ciamis, Kabag SDM Polres Kota Banjar, perwakilan Kejaksaan Negeri Banjar, serta Kepala Bidang Pertanian Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (Distan) Kota Banjar. Kehadiran lintas sektor tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap proses pembinaan dan pemberdayaan warga binaan khususnya dalam program ketahanan pangan.
ASEP


Posting Komentar