Pemkab Natuna Laksanakan Diseminasi Informasi Perguruan Tinggi STAN Bagi Putra Daerah


Pemkab Natuna Laksanakan Diseminasi Informasi Perguruan Tinggi STAN Bagi Putra Daerah


Wabup Rodhial Huda Sampaikan Kata Sambutan -
NATUNA | KEJORANEWS.COM : Putra-putri kabupaten Natuna yang berprestasi akan diterima kuliah gratis di Politeknik Keuangan Negara (PKN), atau dikenal Sekolah Tinggi Administrasi Negara (STAN).

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda, usai menghadiri kegiatan diseminasi informasi mengenai Politeknik Keuangan Negara STAN di aula SMAN 1 Bunguran Timur, Selasa, (5/2/2024).


Rodhial mengatakan, pada tahap pertama ini kuota yang akan diberikan kurang lebih 6 orang. Namun tidak menutup kemungkinan dalam perjalanannya bisa bertambah.


“Sama seperti di universitas yang lainnya. Penerimaannya tetap melalui seleksi. Jadi kita akan kirim yang berprestasi,” ujar Rodhial.


Rodhial Huda mengatakan, ini merupakan kesempatan emas bagi anak Natuna untuk mengenyam pendidikan di Politeknik Keuangan Negara.


Natuna memiliki Sumber Daya Alam (SDA) yang berlimpah. Namun Sumber Daya Manusia (SDM) nya masih sangat kurang karena keterbatasan biaya pendidikan.


Dalam upaya meningkatkan SDM Natuna itulah, Bupati dan Wakil Bupati Natuna mendatangi kementerian, dan lembaga, untuk memperjuangkan anak daerah agar mendapatkan beasiswa di berbagai universitas dan perguruan tinggi.


Pada tahun lalu, sebanyak 65 orang putra-putri Natuna telah diterima kuliah gratis di sejumlah lembaga pendidikan.


Kerja sama dengan lembaga pendidikan nasional akan terus dikejar. Sebab, pihaknya ingin meninggal legacy (warisan) SDM Natuna yang lebih unggul.


“Tahun ini insyaAllah kita dapat di STAN, ini sangat bagus kalau udah selesai nanti bisa kembali ke daerah supaya administrasi keuangan daerah bisa lebih baik,” tambah Rodial.


“Kami tidak bisa menyiapkan kerja untuk kalian, tapi kami bisa menyiapkan kalian agar bisa kerja dimana saja,” timpalnya lagi.


Sementara itu, Wakil Direktur Bagian Keuangan dan Umum Politeknik Keuangan Negara, Agus Sunarya Sulaeman, mengatakan, untuk SDM pengelola keuangan negara di Kementerian Keuangan dahulu punya sekolah yang dikenal STAN.


Pada tahun 2015 berubah menjadi Politeknik Keuangan Negara. Namun masyarakat sudah kadung kenal dengan STAN.


“Kalau masuk ke PKN STAN sekolah tak bayar karena dibiayai negara. Tinggal kuliah yang baik, kalau lulus sudah jadi PNS,” kata Agus Sunarya.


Agus menambahkan, di PKN banyak pilihan pengelolaan keuangan dan aset. Untuk aset ada manajemen aset publik, kerjanya manager aset penilai BUMN.


Hadir pada kesempatan itu Sekda Natuna Boy Wijanarko, Kacabdis Pendidikan Provinsi, Organisasi Perangkat Daerah dan undangan lainnya. 



Advertorial 

(Dayat)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama