Warga Minta Irigasi Bantarheulang Segera Diperbaiki


Warga Minta Irigasi Bantarheulang Segera Diperbaiki

 
Kondisi bangunan irigasi Bantarheulang yang rusak, kini mulai dibongkar kembali oleh Pihak BBWS Citanduy dan segera diperbaiki

Banjar | Kejoranews.com : Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy akan segera memperbaiki Bangunan Irigasi Bantarheulang yang rusak. Humas BBWS Citanduy Rahmat Syah yang didamping Staf PPK Irigasi dan Rawa, Pawit mengatakan, Pihaknya akan memerintahkan penyedia jasa untuk segera memperbaiki, karena pekerjaan tersebut masih dalam masa pemeliharaan, namun harus menunggu sampai waktu perbaikan bisa dilaksanakan.


"Perbaikan akan dilakukan mungkin habis lebaran nanti, kemungkinan nunggu panen selesai, apalagi terkait dengan BRO bukan hanya pertanian namun perikanan juga, kalau memang sekarang bisa kita mau lakukan sekarang",ungkapnya, kemaren.


Menanggapi hal itu, Hendra Kurniawan (47), petani asal Dusun Sukaharja, Desa Bangunharja, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis mengatakan, perbaikan bangunan irigasi yang rusak jika mau dikerjakan dalam waktu dekat, pihak BBWS Citanduy diminta utuk berkoordinasi dengan Kelompok Tani setempat.


"Kalau mau sekarang ya dari awal harus koordinasi, kalau mau nanti, ya nanti sekalian, karena sekarang masuk musim pola tanam, Kalau menurut saya, harusnya dari kemaren dikerjakan masih bisa, jangan sampai nanti lagi pas dibutuhkan air malah dikerjakan",jelasnya, Senin, 20-3.


Menurut Hendra, jika dikerjakan Habis lebaran, ditakutkan para petani lagi butuh air untuk sawah, karena kalau dihitung jadwal, tanggal 1 nanti akan mulai menebar benih Padi.


"sekarang kita lagi tebar benih, dan kemungkinan habis lebaran petani lagi sangat butuh air, kemaren juga warga sudah persiapan  kerja bakti untuk tebar benih",imbuhnya.


Hendra meminta kepada pihak BBWS Citanduy untuk segera memperbaiki, agar kelompok tani bisa menyesuaikan jadwal tanam dengan perbaikan.


"kami minta secepatnya, dan pihak BBWS Citanduy harus berkordinasi dengan ketua kelompok tani, agar bisa dijadwalkan untuk tanam nya",ucapnya.


Sementara itu, Aiman Nur (55th), Pemerhati Kontruksi Kota Banjar menilai, jika perbaikan yang dilakukan BBWS Citanduy habis lebaran, dirinya menganggap kurang tepat. Menurutnya, habis lebaran akan memasuki musim tanam, dan petani sangat membutuhkan air.


"Menurut saya kalau diperbaiki habis lebaran kurang tepat, karena habis lebaran diperkirakan akan masuk musim tanam Dimana air sangat dibutuhkan, Justru sekarang baru selesai panen, dan juga yang Ditakutkan oleh saya, pihak pelaksana pekerjaan akan mencari alasan lagi sehingga tidak diperbaiki",jelasnya.


Aiman menambahkan, dirinya sangat Berterima kasih kepada BBWS Citanduy atas respons yang cepat karena bangunan yang rusak sudah mulai ada kegiatan Pembongkaran. Aiman menegaskan, dalam perbaikan nanti, dirinya akan melihat secara detail peebaikan tersebut. Dirinya meminta, kualitas pekerjaan perbaikan harus maksimal, sehingga tida cepat rusak.


"Nanti saya akan ikut mengawasi agar perbaikan itu sesuai dengan spek, terus harus sampai bawah juga dikerjakannya karena permasalahanya adalah pondasi",tegasnya.


lebih lanjut Aiman menjelaskan, Perlu diingat biaya pemeliharaan sangat besar, nilainya bisa mencapai 2 milyar lebih. Dirinya meminta pekerjaan harus dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan nya.


"Saya minta untuk menjaga kualitas, seperti beton harus maksimal sesuai dengan spek, kalau speknya menggunakan molen, harus dipake jangan sampai manual",ujarnya.


Aiman juga meminta, agar pekerjaan di BRO 6, Tebing kanan titik P57 yang belum dikerjakan, harus diselesaikan karena pekerjaan tersebut tidak dikerjakan. (AO).


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama