Uji Coba Fool D Memberatkan Bagi Siswa Siswi Sekolah Dasar di Kabupaten Mesuji dan Ditentang Keras Para Wali Murid


Uji Coba Fool D Memberatkan Bagi Siswa Siswi Sekolah Dasar di Kabupaten Mesuji dan Ditentang Keras Para Wali Murid

Suasana para Murid di Sekolah SDN 02 Way Serdang

MESUJI I KEJORANEWS.COM: Pemadatan jam pembelajaran atau di sebut Fool D terhadap bagi siswa dan siswi di Sekolah Dasar se Kabupaten Mesuji Lampung penuh pertentangan dengan para wali murid.


Hal tersebut sudah diberlakukan sebagai uji coba di sekolah SD se Kabupaten Mesuji namun banyak para wali murid sangat kebaratan. Sebab bila hal itu terjadi diterapkan pastilah sangat memberatkan bagi anaknya yang masih duduk di bangku SD dan merepotkan bagi wali murid.


Munarto salah satu wali murid SDN 15 Way Serdang menanggapi, sungguh meropotkan bagi wali murid kalau selamanya diberlakukan pembelajaran sampai sore macam ini.


Hal senada dikatakan Sugito wali murid SDN 05 Way Serdang, menurutnya pembelajaran bagi siswa Sekolah Dasar bila sampai sore pastilah sangat melelahkan anaknya dan kasian pada anak anak sekolah, ucapnya.


Ditempat terpisah, Wagino salah seorang wali murid di Desa Ekamulya, Kecamatan Mesuji Timur mengatakan, kebijakan Fool D sangat menyengsarakan murid, jelasnya.


Lanjutnya, PJ Bupati Mesuji dan Kepala Dinas(Kadis) Pendidikan Kabupaten Mesuji harusnya meninjau kembali uji coba tersebut. Karena kondisi untuk wilayah Mesuji Lampung belum memungkinkan bila diberlakukan, ungkapnya.


Kepala Sekolah SDN 2 Way Serdang Syahroni menjelaskan, kalau terkait pemadatan jam belajar yang tadinya 6 hari ke 5 hari di Kecamatan Way Serdang lagi dilakukan untuk kami uji coba, artinya nantinya setelah pelaksaan ini masih ada evaluasi apakah kegiatan ini efektif atau tidaknya, papar Syahroni.


Hal ini diuji cobakan dulu, yang berarti belum baku, nantinya bila efektif program ini akan ditindaklanjutkan dapat kita teruskan namun bila baku tetap diberlakukan 6 jam pembelajaran seperti biasa.


Kalau menurut pribadi, sedangkan kemarin kemarin saya sudah pertanyakan pada seluruh dewan guru SDN 2 ini, terkait program pendidikan Fool D ya berharap berjalan dengan lancar tanpa ada kendala namun tetapi di Way Serdang ini ada 28 Sekolah belum tentu semua berjalan dengan lancar karena terkendala dengan lokal yang kurang atau ruangan belajar. Seperti kami yang kekurangan lokal, para murid yang seharusnya masuk pagi kami alihkan sebagian masuk siang yang kelasnya paralel.


Ketika dipertanyakan apakah atas perintah pemerintahan atau ada dapat surat edaran terkait hal tersebut, ia menanggapi. Kalau beberapa hari lalu ada rapat dari Korwas atau dari pengawas memberi imbauan agar untuk melaksanakan uji coba pembelajaran macam ini di Way Serdang, Kata Syahroni.


Sedangkan menurut Korwascam pendidikan di Way Serdang H.Maulidin mengatakan, Fool D masih uji coba kalau itu menguntungkan bagi kegiatan KBM(Kegiatan Belajar Mengajar) maka akan diteruskan. Ini masih tahap evaluasi, terangnya.


Ditanya soal surat edaran dari Dinas Pendidikan Kabupaten Mesuji, ia mengatakan belum ada dan hanya himbauan aja, ucapnya.


Ketua DPRD Kabupaten Mesuji Hj Elpianah ketika dikonfirmasi lewat telfon seluler mengatakan, itu mungkin kebijakan dari pemerintah pusat. Dirinya akan berkoordinasi dengan Dinas terkait di Pemda Mesuji, karena selama  ini belum ada pemberitahuan secara resmi, ungkapnya, Sabtu(29/10/2022).


Sedangkan hasil ivestigasi di lapangan, kalau para siswa siswi setelah istirahat sekitar jam setengah dua belas, sudah tidak belajar efektif. Mereka kebanyakan hanya bermain dilingkungan sekolah dan tidak belajar aktif hingga jam 3 sore.


Kepsek SDN 2 Way Serdang Syahroni

Para Murid


(Mumu/M Sagiman)

Lebih baru Lebih lama