BP Batam dan PT TDK Tanam Seribu Mangrove di Waduk Tembesi


BP Batam dan PT TDK Tanam Seribu Mangrove di Waduk Tembesi

BP Batam dan PT TDK Tanam Seribu Mangrove di Waduk Tembesi
Suasana Kegiatan

BATAM I KEJORANEWS.COM : Sebagai rangkaian dari kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR), PT TDK Electronics Indonesia bekerja sama dengan Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melaksanakan penanaman 1.000 mangrove.

Penanaman mangrove ini merupakan lanjutan dari penanaman 1.000 batang pohon jenis Saga, Mahoni, Kaya dan 20 pohon endemic asli Kepulauan Riau, yang telah dilaksanakan pada Sabtu (20/11) lalu di Kawasan Daerah Tangkapan Air (DTA) Waduk Duriangkang.

Suasana Kegiatan
Pada saat kegiatan, Facility and Security Manager PT TDK Electronics Indonesia, Raja Muhammad Amin mengatakan, penanaman mangrove ini juga merupakan upaya untuk menjaga pentingnya penyediaan air baku dan antisipasi air bersih di Kota Batam, serta komitmen perusahaan untuk melestarikan lingkungan yang dilaksanakan secara berkala oleh PT TDK setiap tahun.

"Kegiatan ini merupakan wujud peduli perusahaan terhadap keberlangsungan sumber air bersih di Kota Batam. Kami berharap mangrove yang ditanam hari ini dan penanaman pohon beberapa waktu lalu akan mampu meningkatkan daya resapan air, sehingga Batam tidak lagi khawatir kekurangan air bersih di kemudian hari," terangnya, (5/12).

Pihaknya mengapresiasi BP Batam yang telah bekerja sama dan mendukung pelaksanaan penanaman mangrove dan penanaman pohon untuk menjaga ketersediaan air bersih serta kelestarian hutan di Kawasan DTA waduk-waduk di Batam.

"Kegiatan ini menjadi bukti sinergi yang sangat baik antarkedua instansi agar mampu memberi manfaat jangka panjang kepada masyarakat Batam," katanya.

Pada kegiatan sebelumnya, Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto mengatakan, Batam merupakan salah satu wilayah di Kepulauan Riau dengan geografi yang tidak memiliki sungai dan sedikit sumber air tanah, maka Batam membutuhkan waduk atau bendungan untuk menampung air yang nantinya akan menopang aktivitas di Kota Batam.

Menurutnya, dengan ekosistem yang baik di resapan air pada DTA waduk, maka kuantitas dan kontinuitas air baku di Kota Batam juga akan terjaga.

Kiriman
Humas BP Batam

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama