Kades Muara Asri Sri Prawoto Mengimbau Warga untuk Patuhi Prokes


Kades Muara Asri Sri Prawoto Mengimbau Warga untuk Patuhi Prokes

Kades Muara Asri Sri Prawoto
MESUJI I KEJORANEWS.COM: Kepala Desa Muara Asri, Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji Lampung, Sri Prawoto mengimbau agar warganya tetap berwaspada dalam menghadapi pandemi Covid-19, yang mana pada saat ini Kabupaten Mesuji telah memasuki zona orange.

Ia berharap warganya selalu menjaga pola hidup bersih dan sehat serta selalu menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari, diantaranya memakai masker ketika berpergian, mencuci tangan dengan sabun dan air, serta menjaga jarak dan menghindari tempat-tempat keramaian.

Dengan kondisi di Mesuji yang saat ini zona orange Sri Prawoto meminta agar warganya tidak panik dan tidak takut secara berlebihan yang terpenting adalah meningkatkan daya tahan tubuh dan berolahraga yang cukup serta mengonsumsi makan yang mengandung gizi dan vitamin agar tidak rentan terpapar Covid-19. Selain itu ia juga mengimbau agar masyarakat tidak menyebar isu-isu yang Hoaks tentang Covid-19 dan juga tidak berstigma negatif.

“Masyarakat jangan terlalu panik namun harus tetap mentaati protokol kesehatan yang telah dianjurkan oleh pemerintah sebagai upaya memutus penyebaran Covid-19, kita harus budayakan 3M, yaitu memakai masker ketika berpergian, mencuci tangan dengan sabun dan air, serta menjaga jarak,” ujarnya.

Dikatakan Sri Prawoto untuk di Desa Muara Asri semua kegiatan yang di selenggrakan tetap berjalan sesuai dengan protokol kesehatan, pihak Desa juga selalu memberikan himbauan kepada masyarakat baik secara lisan maupun melalui tulisan.

“Kita juga selalu memberikan himbauan bagi warga kita tentang bahayanya Covid-19. Selain itu juga semua kegaiatan di Desa kita tetap menerapkan protokol kesehatan,” pungkasnya.

Kades menambahkan, bahwa kesadaran seluruh masyarakat sangat diperlukan dalam kerjasama untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona atau Covid-19, harap Sri Prawoto, Selasa(2/2/2021).

(Hanapi) 

Lebih baru Lebih lama