Novriwan Jaya PJ Sekda Tubaba Posisi Terendah, ini Penjelasan Ahmad Basri


Novriwan Jaya PJ Sekda Tubaba Posisi Terendah, ini Penjelasan Ahmad Basri

Ketika Acara 
TUBABA I KEJORANEWS.COM: Pada hari Senin 14 Desember 2020, Pj Seketari Daerah(Sekda) Novriwan Jaya menempati posisi terendah dari tiga calon Sekda Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat(Tubaba) dengan telah keluarnya hasil seleksi penilaian rekam jejak(Administratif) dari seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tnggi Pratama (JPTP).

Salah satu Tokoh Pemerhati Kinerja Pemerintah Ahmad Basri Mengatakan, Hasil Seleksi Administratif merupakan salah satu seleksi yang harus ditempuh calon Sekda dan seleksi tersebut belum bisa menentukan siapa yang bisa duduk dikursi nomor satu(Aparatur Sipil Negara) ASN di Kabupaten setempat.

“Seleksi Administratif adalah yang pertama, masih banyak seleksi kedepan yang harus dilalui mereka dan dari hasil pak Novriwan Jaya mendapatkan nilai terendah sehingga belum dapat disimpulkan siapa yang akan memimpin ASN di Tubaba,” kata Pria yang banyak dikenal dengan sebutan Abas Karta Saat dihubungi Via Telepon Seluler, Senin(15/12/2020).

Selanjutnya, dirinya berharap ke Panitia Seleksi(Pansel) agar dapat terbuka dengan publik dan taat terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku. Semua syarat harus sesuai dengan aturan yang ada dan Pemerintah Daerah netral dan tidak ada adanya dukung-mendukung dalam seleksi.

”Ya, panitia seleksi harus terbuka terhadap publik dan menjalankan tupoksi mereka sesuai aturan. kemudian sekarang tidak ada dukung-mendukung oleh Bupati, tokoh Adat, Pimpinan Partai Politik karna dalam selter ini rekam jejak pendidikan dan kompetensi menjadi tolak ukur utama.” jelasnya.

“Karena sangat tidak masuk akal apabila ada calon yang minta dukungan dari Tokoh Adat atau Bupati karena itu jabatan Administratif Publik, kewenangan internal birokrasi, karena lemahnya di Tubaba Orang-orang hadir dukung-mendukung, apa hubungan nya Tokoh Adat? apa hubungan nya Parpol, malah yang ada menimbulkan kecurigaan, malah itu dicoret ada kong kalikong pada anggaran APBD dan menurut saya coret aja kalo ada dukung mendukung,” tegasnya.

(Yusri)

Lebih baru Lebih lama