Danramil : " Tidak Benar Ada Intimidasi kepada Alm Syaichana Quma"


Danramil : " Tidak Benar Ada Intimidasi kepada Alm Syaichana Quma"

TJB KARIMUN I KEJORANEWS.COM : Danramil 01/Balai, Kodim 0317/Tanjung Balai Karimun Mayor inf K.Manurung  membantah jika anggotanya melakukan intimidasi terhadap ayah Ade Firmansyah bernama Syaichana Quma yang meninggal saat berada di markas Komando Rayon Militer ( Koramil) 01.

Menurut Danramil, sebagaimana telah ia tanyakan kepada sejumlah anggotanya bahwa, kedatangan Syaichana Quma (Alm) dan anaknya Ade Firmansyah ke markas Koramil datang sendiri karena kenal dengan anggotanya bernama Serka Susendi Waluyo dan maksud kedatangan nya untuk menyelesaikan masalah hutang piutang dengan oknum berinisial "J", namun saat korban menerangkan masalah hutangnya terhadap J, korban terjatuh sempat dibawa ke rumah sakit M. Sani, di Rumah Sakit kemudian Ia meninggal.

" Tidak benar jika ada intimidasi. Korban jatuh saat menerangkan masalah hutangnya kepada J, yang juga kenal dengan anggota saya Serka Susendi Waluyo," ujar Danramil.

Hal senada disampaikan oleh Serka Sendi Waluyo.

" Iya mas tidak benar jika ada intimidasi. Mereka korban dan anaknya datang sendiri karena kenal sama saya. Saat itu rekan saya " S " hanya menanyakan bagaimana ceritanya masalah hutang-piutang itu, namun tiba-tiba korban terjatuh, " ujar Serka Sendi Waluyo.

Sementara itu terkait, kesan pernyataan Ade Firmansyah anak korban yang menyudutkan Koramil 01, Sendi Waluyo memaklumi, karena kemungkinan anak korban trauma melihat ayahnya yang meninggal.

" Mungkin Ade Firmansyah saat menyampaikan statemen ke media, ia masih trauma karena orang tuanya meninggal. Wajarlah, " ujarnya.

Sebelumnya diberitakan kejoranews.com, dengan judul " Ayah Meninggal karena Diduga Diintimidasi Oknum TNI, Keluarga Lapor ke POM AD," demi keberimbangan pemberitaan   maka berita tersebut telah diturunkan oleh redaksi demi menjaga nama baik TNI AD dan pihak keluarga korban.

( Dian)
Lebih baru Lebih lama