{[["☆","★"]]}
Sosialisasi Sistem Deteksi Dini, Mu'min: Perusahaan Pelayaran, Penerbangan dan Perorangan Harus Paham
Penyampaian Kepala Kantor SAR Tanjung Pinang
BATAM I KEJORANEWS.COM :Direktorat Sistem Komunikasi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menggelar sosialisasi sistem deteksi dini, yang mana bertujuan untuk meregistrasi sinyal Pandu/rambu (Beacon). Selasa, (17/11/2020)
 
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjung Pinang, Mu'min menyampaikan bahwa Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjung Pinang secara geografis yang berbatasan dengan alur laut kepulauan (ALKI I).
 
Hal tersebut menyebabkan pentingnya pendeteksian secara dini, sehingga informasi kejadian kecelakaan dapat secara cepat diketahui.
 
"Sosialisasi ini kami lakukan untuk menyamakan persepsi. Sebab itu, kami menghimbau agar melakukan registrasi. Registrasi dilakukan gratis tanpa dipungut biaya," terangnya di Ballroom Bizz Hotel, Nogoya - Batam.
 
Basarnas Foto Bersama Peserta Sosialisasi
Beacon adalah emergency Position Indicating Radio Beacon (EPIRB, terdapat pada kapal laut) dan Emergency Locator Transmitter (ELT, terdapat pada pesawat terbang) serta Personal Locator Beacon (PLB, terdapat pada perorangan).
 
Alat tersebut, lanjutnya diharapkan dapat memudahkan dalam pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan jika suatu saat alat tersebut memancarkan sinyal marabahaya.
 
Untuk itu, pentingnya peran stakeholder dalam hal ini. Perusahaan Pelayaran, Penerbangan dan Perorangan harus paham betul dalam penggunaan EPIRB, ELT dan PLB.
 
"EPIRB sering kita jumpai sinyal darurat terpancar dari kapal laut, akan tetapi setelah dilakukan pengecekan posisi EPIRB terpancar berada di daratan pada saat sandar, dimana dilakukan perbaikan pada kapal tersebut," pungkasnya.
 
 
Andi Pratama
 
Top