{[["☆","★"]]}
Covid-19
NASIONAL I KEJORANEWS.COM: Menteri Luar Negeri (Menlu), Retno Marsudi menyampaikan beberapa hal terkait dengan perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) di Luar Negeri. Senin, (20/04/2020)

Pertama, untuk kepulangan para Anak Buah Kapal (ABK) hingga tanggal 17 April 2020, total 10.009 ABK Indonesia telah kembali ke tanah air. "Dari jumlah tersebut, sekitar 57% tiba melalui Bali, baik melalui Jalur Udara (Bandara Internasional Ngurah Rai) dan Jalur Laut (Benoa)," terangnya.

Kedua, untuk kepulangan para Warga Negara Indonesia (WNI) dari Malaysia per 16 April 2020, tercatat 61.743 WNI telah kembali ke Indonesia sejak Pemerintah Malaysia pertama kali menerapkan MCO. Dengan rician melalui laut sebanyak 45.165, jalur darat sebanyak 9.181, dan udara sebanyak 7.397 WNI.

Lanjut Menlu mengatakan selama pemberlakuan MCO di Malaysia, hingga 16 April 2020 jumlah Sembako yang sudah didistribusikan oleh Perwakilan RI adalah 80.776 paket/orang bagi WNI yang terdampak disana.

"Di samping itu terdapat pula sumbangan Ormas/masyarakat yaitu 40.447 paket. Sehingga secara keseluruhan sejumlah 121.223 WNI yang paling membutuhkan bantuan di Malaysia sudah terbantu,” ujarnya.

Perwakilan di Malaysia, menurut Menlu, akan terus mendistribusikan bantuan sembako ini, sekali lagi untuk WNI yang rentan dan sangat membutuhkan selama masa MCO tanggal 28 April 2020.

Ketiga, untuk para WNI dari Arab Saudi, pada tanggal 10 April 2020 336 WNI telah dipulangkan. “Terdapat 55 orang jemaah umrah, 34 orang petugas haji, dan 247 WNI/PMI overstayers,” jelasnya.

Pemulangan ini, sambung Menlu, dilakukan dengan menerapkan standar protokol kesehatan yang ketat termasuk pengujian kesehatan bagi WNI sebelum berangkat.

"Dari pemeriksaan petugas kesehatan di Bandara, tidak ada WNI/PMI yang menunjukan gejala Covid-19," katanya.

Keempat, untuk Jamaah Tablig (JT), terutama yang berada di India, Pemerintah Indonesia masih terus melakukan komunikasi dengan pemerintah India mengenai penanganannya.

"Dari 717 orang JT WNI di India, yang positif terpapar Covid-19 adalah 75 orang dan 13 di antaranya telah sembuh. Angka ini merupakan 19 % dari total WNI diluar negeri yang terpapar Covid-19," jelasnya.

Beberapa hal yang digarisbawahi oleh Menlu terkait dengan penanganan WNI JT, yaitu:
Pemerintah terus berusaha memberikan perlindungan yang terbaik termasuk rencana memulangkan WNI JT; Rencana evakuasi telah ada. Namun, rencana ini harus ditunda karena semua JT yang berada di India saat ini sedang dalam masa karantina.

Selain itu, sebagian lain sedang dalam proses hukum. Proses karantina dan hukum ini tidak hanya berlaku bagi JT dari Indonesia namun dari seluruh negara. Situasi menjadi sangat kompleks karena adanya tuduhan pelanggaran hukum terkait visa, ketentuan epidemi dan penanganan bencana.

Dubes RI di New Delhi terus jalin komunikasi dengan Wakil JT, Pemerintah akan terus memberikan pendampingan hukum dan kekonsuleran sehingga seluruh hak-hak WNI yang sedang jalani proses hukum terpenuhi.



Andi Pratama
 
Top