{[["☆","★"]]}
Kapal Pelni, KM. Bukit Raya
 yang melayani rute kepulauan-
NATUNA I KEJORA NEWS.COM: Dampak dari himbauan pemerintah agar masyarakat untuk sementara waktu tidak melaksanakan mudik atau bepergian dengan menggunakan transportasi umum, sangat terlihat dari menurunnya jumlah penumpang Kapal Pelni yang melayani rute Natuna.

Kepala Syahbandar Ranai, Liber Ferry, saat dikonfirmasi mengatakan penurunan jumlah penumpang yang naik di Natuna, mencapai 50 persen dari sebelum adanya wabah Corona.

"Biasanya setiap trip KM. Bukit Raya baik yang dari Surabaya atau Tanjung Priok, jumlah penumpang yang naik di pelabuhan Natuna itu mencapai 700 orang, sekarang paling hanya berkisar antara 200 sampai 500 san saja," ujar Liber di Ranai, Senin (30/3/2020).

Selain itu, Liber menepis adanya isu yang mengatakan bahwa KM. Bukit Raya akan dokking setelah pelayaran dari Surabaya pada awal April mendatang.

Menurutnya, hingga kini pihak Kesyahbandaran belum mendapatkan informasi tersebut.

"Kita belum menerima infonya, jadi masih tetap berlayar seperti biasa, tambahnya.

Hal senada juga dibenarkan oleh Perwakilan Pelni di Natuna Mardhany. Menurutnya meski terjadi penurunan penumpang, namun hingga kini belum ada wacana Dokking KM. Bukit Raya.

“Itu hanya isu hoax saja mengenai dokking. Dokking Bukit Raya itu biasanya setiap pertengahan tahun, antara Agustus September,” ujar Mardhany.

Selain itu dalam upaya mencegah penyebaran dan penularan wabah Covid19, setiap kapal yang masuk di pelabuhan Natuna, dilakukan penyemprotan desinfektan. 

Penyemprotan ini dilakukan kerjasama antar  Polres Natuna serta instansi terkait lainnya.

"Kami memang minta dilakukan penyemprotan desinfektan ini, dan kami juga mengucapkan terimakasih kepada pak kapolres Natuna, Komandan Kodim dan Kepala Dinas Kesehatan Natuna," tandas Liber.


(Pur)
 
Top