{[["☆","★"]]}
Lik Khai
BATAM I KEJORANEWS.COM :  Sekretaris Komisi I, Lik Khai menyampaikan virus corona bukan sesuatu penyakit yang mematikan. Paling penting ketahuannya cepat, dan korban bisa diobati hingga sembuh. Kamis, (19/03/2020)

"Rata - rata yang meninggal ini kan, yang sudah Lanjut usia (Lansia/Tua), terus kondisi fisik/badannya ada yang sudah mempunyai penyakit lain. Untuk itu, kalau terdapat batuk, badan panas, cepat cek ke dokter. Jangan ada yang kabur dan tidak mau di isolasi, karena akan membahayakan," ungkapnya.

Hal tersebut, terkait Pandemi Covid-19 di Kota Batam, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti arahan dari pemerintah.

Ia melanjutkan, sebelumnya pemerintah pusat menganggap terlalu remeh ini penyakit. Karena awalnya di Singapura, Malaysia, dan negara lainnya kena, Indonesia belum ada ketika itu, sehingga begitu kena kalang kabut.

"Peningkatannya sudah begitu luar biasa, dari belasan hingga mencapai ratusan dalam tempo yang singkat. Kita harus sama - sama menjaga Batam ini, untuk tidak melakukan perjalan ke luar kota/domestik," terangnya.

Bahkan sekarang, lanjutnya untuk berkunjung ke negara tetangga saja, sudah di berlakukkan karantina selama beberapa minggu bagi yang ingin pergi kesana (Warga Negara maupun Warga Asing) atau di pulangkan kembali ke negara asalnya.

Selanjutnya, terkait diliburkannya aktifitas belajar di sekolah serta adanya informasi yang beredar dengan penutupan sejumlah tempat - tempat ibadah (Mesjid, dll) di negara tetangga (Singapura).

Libur sekolah ini, menurutnya harus di pertimbangkan, dan baiknya sarana-prasarana di bersihkan/sterilisasi, begitu juga di tempat peribadahan. Namun, pada intinya kalau badan ada gejala harus segera periksa/cek, jangan gegara satu semua kena,

"Penutupan tempat - tempat beribadah, saya pikir belumlah sampai ke situ. Tapi kan, tidak ada salahnya kalau kita beribadah di rumah, dari pada di tempat keramaian yang mana mempunyai suatu resiko yang berat. Kita harus saling menjaga dan jangan takut," tutupnya membidangi Hukum dan Pemerintahan.



Andi Pratama
 
Top