{[["☆","★"]]}
Supardi Seorang Pedagang Ikan -
ANAMBAS I KEJORANEWS.COM : Turunnya daya beli masyarakat Anambas membuat sejumlah pedagang ikan eceran di Pasar Ikan Kecamatan Siantan mengeluhkan pendapatan berkurang yang mencapai hingga 70%.

Hal tersebut dirasakan langsung oleh Hacacai salah satu pedagang di Pasar Ikan yang mengatakan pendapatan pedagang sekarang sangat menurun.

"dulu ikan biasanya habis terjual, kalaupun tersisa tidak banyak lagi, kalau sekarang  pembelinya jauh berkurang," kata Hacacai pada Kamis (20/2/20).

Pada saat sekarang menurutnya, para pedagang tidak mampu untuk membayar gaji karyawan sehingga harus memberhentikan karyawan tersebut. 

"untuk membayar gaji karyawan saja kita tidak mampu, kalau dipaksakan mempekerjakan karyawan tidak balik modal,"ungkapnya dengan rasa keluh.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Supardi yang juga pedagang di pasar ikan Kecamatan Siantan, menurutnya daya beli masyarakat turun hingga mencapai 70%.

"ini sudah terjadi 6 bulan belakangan, sehingga banyak pedagang disini harus memberhentikan karyawannya yang selama ini bekerja," jelas Supardi yang sudah 12 tahun berjualan.

Menurutnya penghasilan rata-rata para pedagang di Pasar Ikan Kecamatan Siantan mendapatkan sekitar Rp 400.000- Rp 500.000, tetapi kalau sekarang pendapatan hanya Rp 100.000-150.000 perhari.

"dulu 1 fiber (tong ikan) habis dijual dalam 2 hari paling lama, kalau sekarang untuk 1 fiber butuh 4-5 hari," terangnya. 

Selanjutnya Ia berharap, kondisi ini tidak berlangsung lama, karena sangat berimbas pada perekonomian para pedagang.

(Ardian)
 
Top