{[["☆","★"]]}
Ilustrasi Jembatan Babin (Pic. Barelang Bridge)
BATAM I KEJORANEWS.COM : Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) memastikan telah menyelesaikan seluruh persoalan persiapan pembangunan Jembatan Batam Bintan (Ba-bin). Rabu, (01/01/2020)

"Insyaallah untuk permasalahan lahan sudah clear, begitu juga dengan Detail Engineering Design (DED)nya, pembangunan jembatan Batam-Bintan ini diharapkan dapat segera terealisasi," terang Plt Gubernur Provinsi Kepri, H Isdianto saat menemani Deputi Menko Maritim dan Investasi saat meninjau jalur tapak jembatan Batam - Bintan. (28/12) di Kabil, Batam - Kepri.

Lanjut, Plt Gubernur Provinsi Kepri mengatakan semoga dengan adanya peninjauan ini dapat mempercepat perealisasian pembangunan jembatan Babin. Dimana Projek Strategis adalah untuk mewujudkan Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong-Royong sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020-2024.

Panjang rute jembatan dari Pulau Batam menuju Pulau Tanjungsauh sekitar 2,17 Km. Bagian kedua, dari Pulau Tanjungsauh menuju Pulau Buau panjang mencapai 3,9 Km. Bagian tiga, dari Pulau Buau menuju Kabupaten Bintan panjang mencapai 0,9 Km.

"Kita berharap agar nantinya, jembatan ini mampu mendorong pertumbuhan dan pemerataan ekonomi di Provinsi Kepri," ungkap H. Isdianto dan selanjutnya rombongan bersama tim bergerak menuju Pulau Tanjungsauh dan selanjutnya Pulau Buau, akan ada pancang-pancang untuk menyelaraskan elevasi menjelang jembatan sampai di Bintan.

Selanjutnya dalam peninjauan tersebut, Deputi Menko Maritim dan Investasi, Ridwan Jamaluddin mengatakan peninjauan dilakukan untuk memastikan landing point pembangunan sebagai status perencanaan, termasuk bentangan jalur jembatan dari Batam ke Bintan, seperti DED yang terus direview serta penilaian oleh Komite Keselamatan Jembatan dan Jalan.

"Saya tak mau mendahului Pak Menteri PUPR. Tapi saya yakin prosesnya tak akan terlalu lama,” tutupnya sebagai bentuk tindak lanjut pertemuan Plt.Gubernur Kepri dengan Menko Maritim dan Investasi. Dua pekan lalu bersama seluruh Bupati dan Wali Kota se-Kepri di Jakarta.



Andi Pratama
 
Top