{[["☆","★"]]}
Narasumber dalam Sosialisasi -
NATUNA I KEJORANEWS.COM : Guna memberikan kemudahan bagi para pelaku usah yang menggunakan fasiliatas Tol Laut dalam proses pengiriman barang, PT. Pelni membuat aplikasi vessel system dan logistik system . Apliaksi tersebut dapat diakses melalui smartphone.

Direktur Lalulintas Laut Kementrian Perhubungan Dokter (Kapt) Wisnu  Handoko, dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan Muhammad Arif Agustian, perwakilan dari Kementrian Perhubungan saat membuka Sosialisasi Vessel Menegement dan Logistic Comunication System (LCS)  di Natuna Hotel, Selasa (3/12/2019) menyampaikan keberadaan aplikasi LCS ini awalnya menyikapi isu monopoli barang yang tidak terangkut oleh tol laut.

“Kementrian Perhubungan dalam hal ini perhubungan laut ,berusaha untuk membuat suatu sistem terkait dengan bagaimana suatu sistem pengiriman barang atau pendistribusian barang melalui kapal laut bisa lebih aman dan mudah,” jelas Muhamad Arif Agustian.
Sosialisasi LCs ini dilaksanakan secara serentak di 7 kota di Indonesia, antara lain, Surabaya, Makasar, Kupang, Biak, Natuna , Manado, Ambon.

Keberadaan sistem aplikasi Vessel dan Logistic ini merupakan salah satu kunci untuk mendorong perekonomian di Indonesia dapat bersaing di tingkat global . Dengan penerapan sistem informasi dalam bidang pelayaran atau pelabuhan untuk pemerataan kebutuhan pokok barang penting lainnya yang ada di kepulauan nusantara .

“ Maka Direktur Jenderal Perhubungan Laut membangun suatu sistem yang dapat mengakomodir dan memonitoring manajemen logistik yang dapat mendistribusi logistik ke daerah-daerah di Indonesia dan di subsidi oleh pemerintah melalui program tol laut,” tambah Muhamad Arif.

salah satu kunci untuk mendorong perekonomian di Indonesia dapat bersaing di tingkat global adalah dengan penerapan sistem informasi dalam bidang pelayaran atau pelabuhan untuk pemerataan kebutuhan pokok barang penting lainnya yang ada di kepulauan nusantara .

Sosialisasi Vessrl Menegement dan Logistic Comunication System yang bekerjasama antara PT. Pelni, ASDP, Djakarta Lloyd, Telkom Indonesia dan Kementrian Perdagangan RI, di Natuna dihadiri oleh Kepala Dinas Perhubungan Natuna Iskandar, Sekertaris Disperindagkop UKM, dan pelaku usaha Natuna yang biasa menggunakan fasilitas Tol Laut. 

Pada kesempatan itu juga dilaksanakan dialog antara kementrian Perhubungan dnegan pelaku usaha. (Rmd)
 
Top