{[["☆","★"]]}
PWI dan Bupati Cirebon -
CIREBON I KEJORANEWS.COM : Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Kamis (17/10/2019), menggelar Safari Jurnalistik di Cirebon.

Safari Jurnalistik 2019 ini merupakan Kegiatan yang diselenggarakan PWI Pusat untuk memberikan edukasi kepada anggota tentang menjadi wartawan Profesional, Berwawasan dan Beretika yang digelar di beberapa kota seperti Palembang, Pontianak, Semarang, Manado dan Cirebon.

Di Cirebon sendiri, Safari Jurnalistik yang bekerjasama dengan Nestle ini melaksanakan workshop membahas hukum di sekitar pers yang krusial buat wartawan, dan membahas wartawan di Era Konvergensi diperlukan kompetensi Multi-Tasking serta membahas  wartawan Multi-Tasking dengan memaksimalkan fungsi Smartphone.

Acara Safari Jurnalistik yang digelar di Hotel Apita Jalan Tuparev Kabupaten Cirebon ini dihadiri Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, Ketua Provinsi PWI, Hilman Hidayat, Sekjen PWI Pusat, Mirza Zulhadi, perwakilan PT. Nestle Indonesia, Diskominpo Kota Cirebon dan Dinas Pendidikan Jawa Barat.

Ketua PWI Cirebon, Noli Alamsyah dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih karena menurutnya momen yang penting dan sangat jarang terjadi.

" Terima kasih kepada pihak Nestle dan PWI Pusat serta para peserta/jurnalis dari Kabupaten Cirebon, Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka yang hadir dalam acara ini. Ke depan berharap bahwa kita akan menjadi wartawan yang berkualitas, (Profesional, Berwawasan dan Beretika)."ucapnya

" Ada satu pesan kepada PWI Pusat bahwa yang saya tahu profesi jurnalistik itu profesi yang mulia tetapi dengan era reformasi sudah banyak orang wartawan. Saya merasa sekarang ini tidak bangga menjadi wartawan pasalnya banyaknya wartawan di era sekarang ini yang muncul sedangkan saya sempat berpikir, tidak bisa sembarangan menjadi wartawan dan saya mohon dari PWI Jawa Barat dan Pusat untuk mengembalikan lagi kemulian profesi wartawan. Karena PWI menjadi organisasi kewartawanan yang sudah tua, terstruktur dan sudah dilihat kepercayaannya. Ini ajakan mudah-mudahan bisa dimengerti" ungkap Noli

Sementara, Ketua Provinsi PWI, Hilman Hidayat yang diwakili Yuli Erwansyah menyampaikan ucapan syukur karena bisa bersilaturahim dengan para jurnalis atau wartawan.

" Alhamdulillah kita bisa bersilaturahim dalam acara safari jurnalistik, melalui kesempatan ini kami menyampaikan terima kasih kepada PWI pusat selalu memasukan Jawa Barat pada program safari jurnalistik di mana jawa barat telah melaksanakan dua kali kegiatan, sebelumnya  dilaksanakan di Bandung, dan untuk yang sekarang di Cirebon. Kepada para peserta selamat menyimak acara pada hari ini dan dengan acara ini semoga bisa menambah wawasan dan menjadi insan pers yang profesional, berwawasan dan beretika."ungkapnya

Di tempat yang sama, Sekjen PWI Pusat Mirza Zulhadi mengatakan, Uji Kompetensi Wartawan (UKW) merupakan penyeleksian wartawan secara alamiah.

" Seorang berprofesi jurnalistik itu harus  ikut UKW, syarat seorang ikut UKW juga harus dari media yang jelas. Cara itu lah PWI  menseleksi para jurnalis. Sedangkan Kepentingan dan kebutuhannya sendiri akan berefek kepada pemerintah dan efek positifnya akan terasa."Pungkasnya

Mitra Kerja PT. Nestle Indonesia, Elisabet Wairata, mengatakan safari jurnalistik ini sudah bekerja sama selama 19 tahun dengan PWI dan kami mendukung safari jurnaliatik ini guna mendorong para wartawan untuk terus mengasah segi kewartawanannya."demikian dikatakan Elisabet

Sementara itu, Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, menyampaikan bahwa pemerintah daerah menganggap media sangat penting sebagaimana fungsinya dalam menyampaikan berita. Baik itu yang bermuatan informasi, edukasi, kontrol sosial, juga hiburan. 

" Maka saya mendukung penuh dengan terlaksananya safari jurnalistik ini semoga apa yang dijalankan bisa sesuai dengan apa yang diharapkan."jelasnya

Dalam kesempatan tersebut digelar workshop dan dihadiri sejumlah narasumber yakni  Nurjaman Mochtar yang menyampaikan tentang Perusahaan Pers di Era Konvergensi : Model Baru Bisnis Media.

Kemudian Bidang Komisi Pendidikan dan Latihan PWI Pusat, Nurcholis MA Basyari menyampaikan materi tentang Hukum di sekitar Pers : Yang Krusial Buat Wartawan.

Ahmed Kurnia yang menyampaikan materi tentang Wartawan di Era Konvergensi: Diperlukan Kompetensi Multi-Tasking. Dan Raditiyo Wicaksono menyampaikan tentang Memaksimalkan Fungsi Smartphone.

(Iwan)
 
Top