{[["☆","★"]]}
Masayarakat saat Protes di Kantor  PLN -
ANAMBAS I KEJORANEWS.COM : Sering matinya listrik di Tarempa, khususnya didaerah Desa Tarempa Barat, Sri Tanjung dan Kelurahan Tarempa, akhirnya membuat masyarakat setempat kesal. Mereka kemudian Berbondong -bondong ke Kantor PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Anambas di Tarempa Kecamatan Siantan pada Minggu malam (20/10/2019). 

Diketahui selama beberapa Minggu terakhir ini sering terjadi pemadaman listrik, pada puncaknya selama 2 hari Sabtu dan Minggu 19-20 Oktober 2019 PLN ULP Anambas melakukan perbaikan dan pemeliharaan Kabel listrik dari jam 8.30-16.30 WIB. Namun perbaikan dan pemeliharaan tersebut tidak kunjung ada kejelasan sehingga masyarakat kesal terhadap pihak PLN. 

Terlihat beberapa warga sangat kesal dengan tindakan PLN tersebut.

"Gara-gara listrik hidup mati barang-barang elektronik kami rusak, jadi siapa yang mau tanggung jawab", ujar ibu-ibu di depan Kantor PLN ULP Anambas. 

Pada kesempatan itu pihak PLN ULP Anambas menjelaskan bahwa masih ada terkendala dengan gangguan listrik saat pemasangan.

"Kami mohon maaf, saat ini masih ada gangguan pada saat pemasangan kabel, saat ini tim teknis sedang melakukan pekerjaan agar segera dapat kembali normal", jelas Kris Tapol dari perwakilan dari PLN Minggu malam (20/10/2019). 

Pada saat itu perwakilan dari masyarakat meminta agar segera membuat pengumuman tentang apa yang menjadi permasalahan. 

Setelah mendengar pengumuman di masjid, masyarakat tampak tidak terima dengan pengumuman tersebut karena isi pengumuman tersebut permasalahan gangguan listrik disebabkan adanya pohon tumbang di daerah Jalan Pasir Merah. 

"Bohong, dari kemarin permasalahan dari pihak PLN itu-itu saja, kapan mau selesainya, tidak mungkin setiap perbaikan gara-gara pohon tumbang ", teriak warga yang memadati kantor PLN ULP Anambas.

( Ardian) 
 
Top