{[["☆","★"]]}
Ketua DPC ISAA Batam dan Ketua DPP ISAA Kepri (Kanan)
BATAM I KEJORANEWS.COM : Pelantikan Pengurus Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Indonesia Shipping Agencies Association (ISAA) Batam Periode 2019 - 2024, di Golden View Hotel, Bengkong - Batam. Kamis, (22/08/2019)

Pada kegiatan tersebut, Ketua Dewan Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau (DPP) ISAA Kepri, Juswandi Kristanto menyampaikan di Kepulauan Riau ISAA berdiri dari tahun 2018, dan sudah terbentuk DPC Tanjungpinang, Batam, dan berikutnya Karimun dan lainnya.

"Disini kami bekerja profesional untuk mengurus kepentingan perkapalan, kebutuhan air tawar, bunker, kruw sakit, send on/out, layanan perbaikan kapal dan lainnya," terangnya usai foto bersama pengurus DPC Batam yang baru dilantiknya.

Lanjut, Juswandi mengatakan kepada DPC Batam yang baru di bentuk, bekerjalah secara profesional, lebih banyak bersaing terutama dengan negara di depan mata (Singapura).

"Karena yang mana tadinya keagenan kapal di Singapura, terus tenaga kerjanya orang kita, jadi mereka yang dapat nama kita hanya kuli mereka. Selain itu, kita ada muatan pergi ke daerah timur Indonesia, tapi tidak bisa untuk membawa muatan balik, seperti itu berapa besar biaya mereka. Harapan kita pertumbuhan semua merata dari Timur sampai ke Barat." ungkapnya.

"Jadi, Sekarang harus melalui keagenan kapal kita, karena pelayaran Batam, kita lihat banyak kapal asing, dari pada kapal nasional," tutup Ketua DPP ISAA Kepri.

Tamu Undangan
ISAA dengan segala perangkat organisasinya berfungsi dan berusaha untuk meningkatkan kemampuan para anggotanya dalam menghadapi persaingan global dan berperan mendukung program Pemerintah di bidang transportasi laut.

ISAA bertujuan mempersatukan Perusahaan Keagenan Kapal di Indonesia agar bisa bekerjasama dalam meningkatkan peranan Pengusaha Keagenan Kapal serta memberikan arah yang pasti bagi dunia usaha Keagenan Kapal serta membantu usaha Pemerintah dalam membina dan memajukan usaha Keagenan kapal di Indonesia guna menunjang Pembangunan Nasional demi tercapainya masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan Undang – Undang Dasar 1945.

Ditempat yang sama, Ketua DPC ISAA Batam, Erdi Steven Manurung mengatakan dengan terbentuknya DPC INSA Batam bertujuan memajukkan perusahaan-perusahaan pelayaran khususnya keagenan kapal di Batam dan bekerjasama dengan instansi - instansi terkait seperti BP Batam, Syahbandar, Imigrasi.

"Selain itu juga menerima keluhan-keluhan dari para anggota DPC INSA Batam seperti apa dan bagaimana solusinya. Saat ini kita  sudah mempunyai 56 perusahaan keagenan kapal di Kota Batam. Dan dari pengurus sendiri kita ada sekitar 20 -an perusahaan, dan yang tergabung masih perusahaan lokal di 34 provinsi, dan untuk seluruh Indonesia ada sekitar 300 lebih perusahaan," terangnya.

Program kedepan dalam waktu dekat, Erdi Steven mengatakan akan mencoba mendekati apa yang menjadi keluhan-keluhan anggota selama ini termasuk kendala - kendala di lapangan dari instansi-instansi terkait, dalam pengerjaan dan pengurusan keagenan kapal di Kota Batam.

"Seperti permasalahan sebelumnya dalam pengurusahan di syahbandar, terkait Persetujuan Keagenan Kapal Asing (PKKA), tapi kini sudah tersosialisasikan, dan permasalahan lainnya kita masih tunggu dari anggota. Karena saya ditunjuk jadi ketua dari anggota, dan sudah tugas saya kembali memberikan solusi kepada anggota," pungkasnya turut hadir dalam pelantikan, Dishub Kota Batam, Kasubdit Humas BP Batam, Karantina, Imigrasi dan Lanal Batam.





Andi Pratama
 
Top