{[["☆","★"]]}
Kadis Budpar Batam
BATAM I KEJORANEWS.COM : Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata mengatakan terdapat sebanyak 43 orang warga pulau dan kampung tua di Kota Batam, mengikuti pelatihan manajemen homestay (rumah wisata) berbasis masyarakat. Rabu, (19/06/2019)

"Pelatihan ini adalah keinginan bersama, karena diharapkan bisa menjadi salah satu kekuatan pariwisata di Kota Batam. homestay ini salah satu kekuatan kita ke depan, berpotensi untuk dikembangkan. Yang sudah ada, perlu dimaintain (dipelihara) dengan baik,” terangnya.

Ia melanjutkan, peserta terdiri dari lima (5) orang warga Batubesar, 10 warga Kampung Kelembak, tujuh (7) warga Ngenang, dan satu (1) orang dari Nongsa, enam (6) orang dari Galang, Sembulang dan 1 warga Pulau Abang. Selanjutnya sebanyak tujuh (7) orang dari Setokok Kecamatan Bulang, dan enam (6) orang dari Kecamatan Belakangpadang.

"Pelatihan pengembangan homestay tidak hanya pada pengelolaan rumah warga menjadi tempat tinggal wisatawan. Tapi, bagaimana lingkungan sekitar bisa menyiapkan kegiatan yang menarik bagi turis, misalnya pembuatan kerajinan tangan, makanan khas melayu, atau kue tradisional, bahkan mengajak pergi memancing seperti nelayan." Ungakapnya.

Ardi menjelaskan, bantuan yang diberikan ke warga tidak hanya sebatas pada pelatihan manajemen, tapi juga fasilitasi pada pendanaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pariwisata. Kredit dengan bunga rendah, bisa dimanfaatkan masyarakat untuk pembuatan homestay.

“Kita bantu, saya kasih rekomendasi. Untuk mendatangkan kunjungan dan sebagainya, bisa bekerjasama dengan Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita). Terima kasih kepada Kementerian Pariwisata RI, kegiatan pelatihan ini bisa berjalan berkat aliran Dana Alokasi Khusus (DAK) non fisik," tutupnya pada pembukaan pelatihan yang digelar selama tiga hari di Hotel 89, Nagoya Batam.




Andi Pratama
 
Top