{[["☆","★"]]}
Menteri KKP bersama Sekda Natuna
dan Sejumlah Pejabat
NATUNA l KEJORANEWS.COM : Kejaksaan Nageri Natuna Bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti selaku DANSATGAS 115 melakukan Pemusnahan Barang Bukti Kapal Pelaku ILLEGAL FISHING di Perairan Indonesia, Sabtu (11/5/2019).

Pemusnahaan di lakukan di tiga lokasi yang berbeda yakni tujuh kapal di Natuna (Kepulau Riau), Tiga kapal di Pontianak (Kalimantan Barat) dan Tiga kapal di Belawan (Sumatra Utara).
Penandatanganan Berita Acara
l
Hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Bupati Natuna yang di wakili Sekda Wan Siswandi, Kajari Juli Isnur Boy dan perwakilan dari Folandia, Armenia, Swedia dan TNI, Polri. 

Dalam sambutan Kajari Juli Isnur Boy menegaskan bahwa pelaksanaan penenggelaman kapal pelaku tindak pidana  illegal fishing di perairan Indonesia sudah diputuskan oleh Pengadilan Negeri untuk dirampas dan dimusnahkan dan sudah mempunyai kekuatan hukum.

" Maka dari itu perlu dijelaskan dan di informasikan bahwa barang bukti Kapal ILEGAl FISHING yang akan di tenggelamkan berjumlah 10 kapal dan sudah menjalankan proses peradilan, dan kapal telah terbukti sudah melakukan mencuri ikan di perairan Indonesia, " tegasnya. 

Juli Isnur Boy juga mengatakan penggelaman kapal ILEGAL FISHING adalah tugas negara dengan mengacu UUD NO 45 tahun 2019 tentang perubahan UUD NO 31 tahun 2004 tentang Prikanan untuk memberikan epek jera terhadap pelaku pencuri ikan.
Proses Penenggelaman Kapal


Di samping itu Kementerian Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti selaku DANSATGAS 115 dalam sambutannya menyampaikan pemerintah akan terus memusnahkan kapal asing pencuri ikan di kawasan perairan Indonesia sebagai upaya melestarikan sumber daya laut nasional.

" Pemerintah tidak akan berhenti memberantas kapal penangkap ikan secara ilegal demi untuk mewujudkan laut sebagai masa depan bangsa, " Ungkapnya. 

Dengan demikian kata Menteri Kelautan dan Prikanan Susi Pudjiastuti,  untuk mewujud kan masa depan bangsa diperlukan kekompakkan dan solid dalam bekerja sama dengan Angkatan Laut (A.L), Kejaksaan Agung, Bakamla dan Polisi Perairan (Polair) untuk mengaman kan laut indonesia. (Ik)
 
Top