{[["☆","★"]]}
dr. Rizal Rinaldi Kadinkes Natuna
NATUNA I KEJORANEWS.COM : Berdasarkan data yang dimiliki Dinas kesehatan kabupaten Natuna per akhir 2018, jumlah Bayi Lima Tahun ( Balita ) penderita gizi buruk di daerah ini mencapai 7 koma 39 persen. Data tersebut diperoleh dari hasil survei dan pantauan tim kesehatan ke Pos Pelayanan Terpadu (posyandu) di setiap kecamatan.

Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Natuna Dokter Rizal Rinaldi saat dihubungi melalui sambungan telepon selulernya mengatakan saat ini Pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan berusaha menekan angka penderita gizi buruk tersebut dengan pemberian makanan tambahan bagi Balita.

Selain itu tambah Rizal pemerintah kabupaten Natuna juga akan membentuk tim khusus yang dibentuk langsung oleh Bupati Natuna dengan koordinator dari Bappeda.

“Yang jelas itu nanti ada tim yang dibentuk oleh Bupati, ketuanya Bappeda mengenai rencana aksi daerah, namun belum bisa dirilis sekarang,” jelas Dr. Rizal Rinaldi, Senin (11/2/2019).

Saat ini menurut Rizal, setiap organisasi perangkat Daerah (OPD) yang terlibat tengah menyusun rencana kerja guna pengentasan gizi buruk di Natuna.

Rizal Rinaldi mengakui bila kasus gizi buruk di natuna sudah lama ada, namun yang membuat kasus ini menjadi perhatian khusus dikarenakan adanya data dri pemerintah Provinsi yang menetapkan Natuna sebagai satu – satunya daerah Intervensi atau khusus Stanting.

“Dari data provinsi itu disinyalir di Natuna ada sekitar 30 persen kasus stunting, namun setelah kita turun lapangan tidak sampai segitu,jauh dibawah itu, “ tambahnya.

Adapun persentase jumlah penderita gizi buruk di Kabupaten Natuna secara rinci antara lain kecamatan Pulau 3 Barat dari 272 stunting, 29 orang menderita gizi buruk, atau 10, 68%, Kecamatan Pulau Laut dari 310 balita, 32 menderita stunting atau 10,33 %, Kecamatan Bunguran Timur, dari  3.471 balita 110 menderita stunting atau 17,22%. Dan kecamatan yang tertinggi balita penderita gizi buruk atau stunting adalah Kecamatan Bunguran Selatan, dari 418 balita, 72 orang menderita gizi Buruk atau sekitar 17,22 %. 

IK
 
Top