{[["☆","★"]]}
Yusli, Ys, saat Tinjau Lapangan
ANAMBAS I KEJORANEWS.COM : Kunjungan kerja (KUNKER) Komisi III DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) di Bandar Udara Letung Kecamatan Jemaja Kamis,15 November 2018 lalu terkait sengketa lahan Julius Anggota DPRD KKA dengan PT. Subota International Contractor (SIC) sempat menuai kontroversi di tengah -tengah masyarakat. Terkait hal itu, Ketua Komisi III DPRD KKA, Yusli, Ys membantah jika Komisi III akan membentuk Panitia Khusus (Pansus) dalam masalah tersebut.

Yusli, Ys, mengaku sangat menyangkan jika timbul wacana Pansus seperti yang dikabarkan oleh media beberapa hari yang lalu. Menurut Yusli, kunjungan Komisi III itu bermaksud untuk memastikan sengketa lahan yang dilaporkan Julius kepada komisi III, apakah akan berdampak terhadap pembangunan Bandara Letung atau tidak.

" Setelah turun ke lokasi dan meminta keterangan yang lengkap dari berbagai pihak, maka dipastikan sengketa lahan tersebut, tidak ada keterkaitannya dengan lahan milik Bandara. Maka saya pastikan itu bukanlah kewenangan  DPRD." Tegas Yusli, Senin (19/11/2018).

Yusli juga menyampaikan, bahwa informasi akan adanya pembentukan Pansus tidaklah benar.

" Jangan membuat kegaduhan, jika pun ada statemen yang dilontarkan anggota komisi III, itu merupakan statemen pribadi dan bukan Komisi III. Pembentukan pansus itu tidaklah mudah, ada prosedurnya, dan harus jelas dasar hukumnya, jika pun ada kabar tersebut, itu pendapat pribadi sah-sah saja." tambah Yusli.

Ketua Komisi III DPRD KKA dari fraksi PDIP ini berharap kepada masyarakat, untuk tidak menimbulkan kegaduhan karena informasi masalah Pansus pasir tersebut.Karena pernyataan yang disampaikan bukanlah pernyataan resmi dari komisi III. 

"Untuk masalah lahan pak Julius, silakan diselesaikan di luar dengan pihak-pihak yang berwenang."tegas Yusli politisi partai PDI-P ini.

Selain itu, ia memberikan apresiasi atas peningkatan bandara Letung serta kemajuan penerbangan. 

" Semoga Bandara Letung dapat terus terbangun, sehingga nantinya, masyarakat tidak lagi khawatir persoalan  transportasi. Dan juga keberadaan Bandara dapat meningkatkan ekonomi masyarakat," harapnya.

Lionardo
 
Top