{[["☆","★"]]}
PMI dan PMR Natuna
NATUNA I KEJORANEWS.COM : Kebutuhan akan stok darah di rumah Sakit Umum Daerah RSUD Natuna dalam satu tahun mencapai seribu 400 kantong, namun hingga kini belum dapat dicover oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Natuna selaku penyedia darah.

Ketua PMI Natuna Ngesti Yuni Suprapti saat pertemuan dengan awak media dalam kegiatan olah raga bersama PMI dan Palang Merah remaja (PMR) di kawasan masjid Agung Natuna Selasa (11/9/2018) pagi mengatakan, permintaan RSUD agar PMI dapat menyediakan 120 kantong perbulan masih belum dapat dipenuhi karena keterbatasan pendonor.

“Kita ditantang oleh RSUD untuk menyediakan 120 kantong darah setiap bulannya. Tapi kita belum bisa, namun kita memiliki nama- nama relawan donor darah yang siap kita hubungi saat ada pasen yang membutuhkan darah,” kata Ngesti.

Guna mengantispasi kekurangan akan stok darah kedepan PMI Natuna telah memprogramkan untuk turun ke desa - desa guna mencari pendonor. Dalam hal ini melalui kegiatan desa siaga pendonor dimana setia desa harus memiliki pendonor yang siap mendonorkan darah, terutama bagi ibu hamil disetiap desa.

“Kita akan turun ke desa – desa, dan bekerjasama dengan pihak Desa agar dapat menyediakan relawan donor darah, terutama untuk pasen didesa terlebih dahulu, bagi ibu – ibu hamil, karena ibu hamil juga membutuhkan donor darah,” tambahnya.

Selama ini pendonor darah di natuna masih didominasi oleh pendonor dari TNI dan Polri serta lembaga dan instansi pemerintah lainnya, hal ini dikarenakan masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk menjadi relawan donor darah.Oleh karenanya PMI giat melakukan sosialisasi donor darah baik ke sekolah Lanjutan Atas maupun kepada masyarakat.

Adw
 
Top