{[["☆","★"]]}
Gubernur H. Nurdin Basirun saat Safari Subuh
di Mesjid Besar Al Furqan Asrama Haji jalan pemuda, Tanjungpinang
TANJUNGPINANG I KEJORANEWS.COM : Gubernur H Nurdin Basirun mengatakan tidak ada alasan seseorang untuk merasa paling pintar, merasa paling tahu apalagi merasa paling benar. Apalagi menuduh, memfitnah dan menganggap orang yang memiliki pilihan yang berbeda sebagai orang bodoh atau orang jahat.

“Kita saat ini banyak tertinggal. Salah satunya karena kita merasa paling tahu, merasa paling benar dan merasa paling berhak atas sesuatu,” kata Nurdin saat Safari Subuh di Mesjid Besar Al Furqan Asrama Haji jalan pemuda, Tanjungpinang, Selasa (31/7/2018).

Nurdin mengajak jamaah untuk mengajarkan kerendahan hati dalam keilmuan. Kadang ada sikap yang membuat seseorang menjadi yang sombong dan merasa paling benar. Padahal sikap itu cerminan ketidaktahuan. Semestinya ilmu menyebarkan kearifan, kerendahan hati dan sikap mawas diri.

“Buatlah yang paling bijak, dengan menghormati perbedaan, menghormati kemanusian dan bersikap santun,” tambah Nurdin

Nurdin juga mengingatkan dan mengajak umat selalu kompak selalu. Jalin selalu ukhuwah islamiah dan juga habluminallah habluminannas. Agar dijauhkan dari malapetaka dan hasutan hasutan yang tidak baik dan tidak berguna.

“Dirikanlah pondasi islam yang kokoh, agar bersama sama bisa membentengi marwah keislaman kita terhadap dunia luar yang selalu mau menghancurkan kita,” tutup Nurdin.

(Humas/Jet)
 
Top