{[["☆","★"]]}
Lambang Fortaran
ANAMBAS I KEJORANEWS.COM : Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Forum Masyarakat Pemantau APBN dan APBD (Fortaran) mengungkapkan keprihatinannya terhadap Mulkansyah Ketua Riau Corruption Watch (RCW) Kepri yang tertimpa kasus hukum atas laporan Bupati Lingga Alias Wello.

Fadil Hasan, S.H., Ketua Dewan Penasehat Fortaran mengatakan ada dugaan kriminalisasi terhadap Mulkansyah, yang dituduhkan melakukan pencemaran nama baik Bupati Lingga Alias Wello, hal itu dikarenakan Mulkansyah ditetapkan menjadi tersangka pencemaran nama baik di saat dirinya sedang mengungkap dugaan korupsi atas kebijakan pencetakan sawah di Lingga yang dilakukan oleh Bupati Alias Wello.

Ia menilai, terkait kasus Mulkansyah dunia hukum ada indikasi sudah terbalik, karena aktivis yang mengungkap kasus dugaan korupsi malah dibui, sedangkan yang diduga melakukan korupsi malah bebas.

Dalam masalah itu, Fadil Hasan meminta Mulkansyah untuk tabah dan sabar menghadapinya, karena sudah menjadi resiko sebagai aktivis anti korupsi akan berhadapan dengan masalah hukum.

" Semoga sahabat kami ini tetap tegar, tabah dan sabar dalam menghadapi masalahnya. Saya juga pernah mengalami yang demikian tapi saya melawan dan kasus saya akhirnya lenyap begitu saja." Ujar Fadil Hasan.

Mulkansyah sendiri saat ini telah dijadikan tersangka dan statusnya tahanan kota. Kamis 21 Juni 2018 nanti ia akan menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Batam.

Untuk hal itu, Fadil Hasan berharap Majelis Hakim yang menangani Mulkansyah dapat objektif dan berpegang teguh pada Azas Hukum yg Berkeadilan dan transparan.

Lionardo
 
Top