{[["☆","★"]]}
Pemkab dan Polres Natuna serta Instansi Terkait
Photo Bersama Usai Apel Gabungan
NATUNA I KEJORANEWS.COM : Bertempat di halaman Mapolres Natuna, Rabu (6/6/2018) pagi Polres Natuna dan Pemda Natuna serta instansi terkait  melaksanakan apel gabungan dalam rangka operasi ketupat seligi 2018. 

Bertindak selaku inspektur Apel, Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal yang pada kesempatan itu membacakan amanat tertulis dari Kapolri Jendral Polisi, Tito Karnavian.
Pimpinan Instansi


Dalam sambutan tertulisnya Kapolri minta agar seluruh personil yang terlibat dalam Operasi Ketupat Seligi dapat melaksanakan tugas dengan baik dan memberikan rasa aman kepada masyarakat terutama umat muslim yang akan merayakan Idul Fitri 1439 H.

Peserta apel juga diminta untuk memperhatikan segala aspek yang dapat menjadi peluang bagi gangguan Kamtibmas, terutama ancaman terorisme.
Bupati Periksa Pasukan 

“Akhir-akhir ini, tindakan terorisme kerap terjadi menuntut semua pihak harus waspada untuk meredam aksi-aksi teror agar tidak terjadi,” ujar Kapolri dalam sambutan tertulis yang dibacakan Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal.

Operasi gelar pasukan ketupat 2018, secara keseluruhan melibatkan 3000 personil di seluruh wilayah Indonesia. Sementara untuk dikabupaten Natuna sendiri melibatkan 80 personil Polres dan didukung oleh instansi lainnya seperti, TNI, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Sarnas, Pemadam Kebakaran dan lainnya.

Pada apel gelar pasukan yang dihadiri oleh  Komandan TNI AU, Komandan TNI AL, Komandan Kodim 0318, pimpinan Kantor SAR, dan undangan lainnya itu , Bupati Natuna juga menyempatkan diri meninjau langsung kesiapan personil Operasi. 

Sementara itu, Kapolres Natuna AKBP. Nugroho Dwi Karyanto usai apel, ,kepada wartawan menyampaikan, meskipun kondisi keamanan di Natuna cukup kondusif, namun dirinya menghimbau agar hal ini tidak membuat para petugas operasi terlena. 

"Jangan sampai melihat kondisi yg kondusif ini malah membuat para personil operasi terlena,kita tetap harus perketat pengamanan, guna menghindari ganguan terutama ancaman yang bersifat konvergensi," kata Kapolres.

Adapun yang menjadi titik utama pengamanan dalam operasi ketupat 2018 di Natuna antara lain, rumah ibadah umat muslim, pelabuhan penyeberangan, pasar, lokasi keramaian, jalan protokol, pemukiman dan juga pengamanan yang bersifat mobile. Operasi ketupat 2018 pelaksanaannya dimulai pada 8 hingga 24 Juni 2018.

Adw
 
Top