{[["☆","★"]]}
Warga saat Diselamatkan
NATUNA I KEJORANEWS.COM: Sebanyak 21 orang warga kecamatan Bunguran Timur Laut, yang tertahan diperbatasan Kecamatan Bunguran Batubi dan Bunguran Tengah,  berhasil dievakuasi oleh Tim dari Dinas Kesehatan dan Tim Sar  Natuna, Senin (15/1/2018) siang di kawasan Batubi.

Warga kecamatan Bunguran Timur Laut itu sempat menginap satu malam di jalan, karena tidak dapat menyeberang, disebabkan meluapnya sungai Tengah dan Sungai Curing, akibat hujan yang turun sejak Sabtu (13/1/2018) lalu.

Penyelamatan Warga oleh Tim Dinas
 Kesehatan dan Tim SAR
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna, Abdul Gani di Ranai mengatakan, penyelamatan ke 21 orang warga tersebut dilakukan setelah pihaknya mendapat laporan dari Dinas Sosial tentang adanya warga yang tertahan dijalan karena tidak dapat menyeberang.

Warga yang Diselamatkan

“ Kami langsung berkoordinasi dengan PMI, Basarnas, Puskesmas Batubi, dan Kelarik. Warga akhirnya dapat diseberangkan,” kata Abdul Gani, Senin (15/1/2018).

Warga yang tertahan itu bertujuan hendak  kembali ke Kampung mereka di  Desa Tanjung dan Pengadah, Kecamatan Bunguran tengah, setelah menghadiri acara keluarga di Kelarik , Kecamatan Bunguran Utara. Selain orang dewasa dalam rombongan itu juga terdapat anak- anak dan balita.
Tim SAR dan Dinas Kesehatan

Sungai Curing dan Sungai tengah adalah dua sungai besar yang menghubungkan Kecamatan bunguran Batubi dan kecamatan Bunguran Utara dengan Ibu Kota Kabupaten Natuna, Ranai.

Setiap musim hujan kedua sungai yang bermuara di laut Binjai itu pasti akan meluap. Sehari sebelumnya, mobil Dinas camat Bunguran Batubi terseret arus sungai di kawasan tersebut.

Adw
 
Top