{[["☆","★"]]}
Tim SAR Selamatkan Warga
NATUNA I KEJORANEWS.COM:  Cuaca buruk yang terjadi seminggu belakangan ini menyebabkan aktivitas warga Ranai lumpuh total. Selain gangguan listrik, terhentinya aliran air bersih kerumah warga, terganggunya jaringan internet dan komunikasi seluler, perekonomian masyarakat Natuna juga putus.

Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi sejak Sabtu (13/1/2018)   lalu, selain telah merendam sejumlah rumah warga di Kelurahan Ranai dan Kelurahan Ranai Darat,  Kecamatan Bunguran Timur Natuna.

Kawasan yang terendam air itu merupakan dataran    rendah dan bekas rawa,   setiap musim hujan sudah menjadi langganan banjir. Beberapa warga terpaksa diungsikan tim Sar dan Pihak kecamatan kedaerah yang lebih aman.

Hari ini, Senin (15/1/2018), tim Sar  bersama Pemerintah Kecamatan Bunguran Timur, dibantu dengan Babinkamtibmas  ,  dan juga warga, memantau kondisi banjir serta warga masih tertahan didalam rumah.
Menurut Babinkamtibmas Bunguran Timur, Bripka Mudiyanto, sejumlah wilayah masih terendam banjir.

Atap Kantor Bupati Lepas
Tertiup Angin Kencang
“Kita terus Pantau, karena banjir masih merendam rumah warga, sementara hujan juga masih turun terus,” kata Mudiyanto, Senin (15/1/2018).

Sementara itu, sebagian besar atap komplek perkantoran Kantor Bupati Natuna beterbangan ditiup angin . Bahkan area parkir kendaraan di kantor Bupati Natuna itu juga terbang.

Kabag Humas Setda Natuna, Budi Darma, saat dihubungi mengatakan kerusakan terparah terjadi pada kantor Bappeda Natuna. Akibat atap yang beterbangan, dalam kantor juga bocor. Namun kondisi ini tidak mengganggu aktivitas kantor.

“Aktivitas tetap berjalan seperti biasa, cuman kita tetap waspada, dalam cuaca yang seperti ini,” kata Budi, Senin (15/1/2018).

Hujan yang turun tanpa henti sejak Sabtu lalu, juga menyebabkan meluapnya sejumlah sungai besar di Natuna. Salah satu sungai yang meluap itu terletak dikawasan jalan menuju Kecamatan Batubi.

Luapan air Sungai kemarin, Minggu (14/1/2018) hingga menghanyutkan mobil Dinas Camat Bunguran Batubi, untungnya Camat batubi, Hasanudin yang saat itu mengemudikan sendiri kendaraannya, selamat.

Hujan juga menyebabkan akses jalan kekecamatan bunguran Utara rusak berat. Jalan yang masih merupakan tanah merah itu kini tidak bisa dilalui, karena selain tergenang air hingga sebatas lutut  orang dewasa , juga rusak parah.

Camat Bunguran Utara, Izhar melalui sambungan telepon mengatakan, warga kini bagai terisolasi dari dunia luar karena rusaknya akses menuju Ibu Kota kabupaten.

“ Kami tertahan di Kelarik, karena kondisi jalan sangat tidak memungkinkan untuk dilalui dengan kendaraan apapun,” kata Izhar. 

Adw
 
Top