{[["☆","★"]]}
Wali Kota Tanjungpinang, Lisdarmansyah
 bersama Para Guru saat HUT PGRI ke 72
TANJUNGPINANG I KEJORANEWS.COM : Ribuan Guru dan Siswa Siswi SD, SMP, SMA dan SMK se-Kota Tanjungpinang pagi tadi memadati Pelataran Taman Laman Boenda Tepi Laut Tanjungpinang, Sabtu (25/11/2017). Berkumpulnya ribuan guru dan pelajar ini, untuk merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional 2017.

Peringatan tersebut dihadiri oleh Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, SH, Wakil Walikota, H. Syahrul, S. Pd, Ketua PGRI Provinsi Kepri, Drs. HZ Dadang, AG, Perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum ( LKBH) PGRI, Ketua PGRi Kota Tanjungpinang, Encik, dan Ketua TP PKK Kota Tanjungpinang, Hj. Yuniarni Pustoko Weni, SH.

Acara HUT PGRI diawali dengan gerak jalan santai mengelilingi kawasan tepi laut dan kembali di Pelataran Gedung Gonggong, disambut dengan panggung hiburan yang ditampilkan oleh guru dan peserta didik, serta berbagai macam hadiah dan doorprize menarik.

Wali Kota Lis Darmansyah, mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi, komitmen, dan segala ikhtiar yang telah dilakukan oleh para guru-guru dan tenaga kependidikan Kota Tanjungpinang dalam upaya mencerdaskan anak bangsa.

" Selamat memperingati Hari Guru Nasional dan Hari Ulang Tahun PGRI yang Ke-72. Guru... hidup, PGRI... hidup, Solidaritas... yes !! Wali Kota menyerukan yel-yel PGRI, yang dijawab dengan semangat oleh para guru.

Wali Kota menuturkan, tahun 2017 ini adalah masa akhir jabatan dirinya sebagai Wali Kota.

"  16 Januari 2018 saya dan pak Syahrul akan pensiun. Selama kepemimpinan kami, tentu masih banyak kekurangan, namun kami terus berupaya untuk melakukan pembenahan dan peningkatan di segala bidang, terutama dari sisi kualitas sarana dan prasarana pendidikan di Kota Tanjungpinang. Meski kondisi keuangan daerah melemah, tetapi kami terus berusaha mencari jalan lain untuk meningkatkan kualitas pendidikan, tidak ada dana dari APBD, kita coba ke Provinsi dan Pemerintah Pusat. Alhamdulillah, secara bertahap, kita bisa meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan di Kota Tanjungpinang ", ucapnya.

Pada kesempatan ini, Wali Kota menjawab beberapa catatan yang diajukan oleh Ketua PGRI Provinsi Kepri. ia menjelaskan, seperti terkait try out yang ingin dilaksanakan di luar jam sekolah, masalah ini sudah dibahas dan diselesaikan, setelah melakukan rapat bersama Kapolres, PGRI dan Kepala Sekolah beberapa waktu lalu, sekarang tinggal membuat komitmen dan mekanisme pelaksanaan try out yang kemudian kita lakukan MoU antara Pemerintah, Kepala Sekolah, dan Kapolres.

" Yang penting try out dilaksanakan di luar jam sekolah, bukan pada saat jam pelajaran sekolah, dan juga perlu ada kesepakatan antara sekolah, komite sekolah dan orang tua murid, kemudian diperkuat dengan MoU tersebut. Kalau untuk meningkatkan mutu pendidikan peserta didik, tentu masalah ini harus diselesaikan, apalagi menyangkut hukum untuk meningkatkan pendidikan, karena itu, saya akan ada didepan bapak/ibu agar permasalahan ini clear ", ujar Wali Kota, disambut teriakan dan tepukan gemuruh dari para guru.

Menyangkut masalah gaji guru honor sekolah, Wali Kota minta untuk mencari formulasi lain, misalnya Pemerintah Kota (Pemko) membantu menambah biaya transportasi, seperti bantuan pertahun intensif bagi guru TPA/TPQ yang sudah kita realisasikan. Meski kondisi keuangan daerah belum membaik, namun kami tetap komitmen untuk mempertahankan, tanpa mengurangi kesejahteraan guru dan ASN.

Selain itu, masalah kekurangan guru, Pemko telah menyurati Kemenpan, agar diberi kouta penerimaan CASN, khusus tenaga pendidikan dan kesehatan, mudah-mudahan 2018 atau 2019 usulan tersebut bisa disetujui, " kata Wali Kota.

Sementara itu, Wakil Walikota, H. Syahrul, mengucapkan terimakasih atas kontribusi guru-guru untuk kemajuan pendidikan di Kota Tanjungpinang.

" Saya ucapkan terima kasih kepada para insan pendidik di Kota Tanjungpinang yang telah berjasa mendidik anak-anak kita menjadi generasi yang membanggakan dari prestasi akademik dan non akademik yang berhasil mereka raih. Selamat Hari PGRI dan Guru Nasional ,” ucapnya.

Pada kesempatan ini, Syahrul mengaku bangga kepada guru-guru honor sekolah, walaupun gaji yang diterima sedikit, tetapi semangat mengajar dan mendidik anak-anak sangat luar biasa, semangat inilah yang membuat saya salut dan patut diacungi jempol, " ucapnya.

Sementara itu, Ketua PGRI Provinsi Kepulauan Riau yang sekaligus Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Drs. HZ Dadang, AG mengatakan dari informasi warga pendidikan Kota Tanjungpinang yang saya terima, selama kepemimpiman Bapak Wali Kota, Lis Darmansyah dan Wakil Walikota H, Syahrul, banyak hal yang telah dilakukan demi kemajuan pendidikan di Kota Tanjungpinang, seperti peningkatan sarana dan prasarana pendidikan maupun masalah hukum yang harus dihadapi para guru dan kepala sekolah.

" Saya ucapkan terimakasih atas dukungan luar biasa dari Wali Kota dan Wakil Walikota dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Tanjungpinang, "ujarnya

Pada moment ini, Dadang mengapresiasi keberadaan guru honor, yang selama ini telah memberikan kontribusi dalam dunia pendidikan di Kota Tanjungpinang. Menurutnya, seandainya tidak ada guru honor, mungkin pendidikan akan kolaps. Untuk itu, guru honor perlu diperhatikan kesejahteraannya. Namun ia berpesan kepada para guru, jangan hanya menuntut hak, tetapi jua menunjukkan profesionalisme seorang guru.

" Mengajar dan didiklah anak-anak dengan baik, anggap mereka seperti anak sendiri. InsyAllah 2018 kesejahteraan guru honor akan kita tingkatkan, demi kemajuan pendidikan di Kota ini," tutupnya.

Suasana keakraban dan kekeluargaan begitu terasa dalam peringatan tersebut. Acara ini menjadi momen mempererat silaturahim dan kebersamaan diantara guru. Para guru tampak bercengkrama satu sama lain.

Ternyata, keakraban tidak hanya terlihat diantara guru, tapi juga para guru dengan orang nomor satu di Kota Tanjungpinang, Wali Kota Lis Darmansyah. Sepanjang acara para guru tampak mendekati Wali Kota untuk berfoto. Spontan saja Pak Lis, sebutan akrab Wali Kota, mengajak guru disekitarnya untuk berpose bersama.

Kegiatan ini juga dirangkai dengan penyerahan hadiah kepada pengunjung perpustakaan terbaik, dan penghargaan perpustakaan percontohan.

Untuk kategori Sekolah pengunjung perpustakaan terbaik pertama diraih SDN 014 Tanjungpinang Barat, kedua TK Negeri Pembina IV, ketiga SMKN I Tanjungpinang, dan juara harapan dari SMPN 8 Tanjungpinang.

Penghargaan perpustakaan percontohan perwakilan sekolah di Kecamatan, jatuh pada perpustakaan SDN 006 Kecamatan Tanjungpinang Timur, Perpustakaan SD Katolik Jevamatan Tanjungpinang Barat, Perpustakaan SDN 003 Kecamatan Tanjugpinang Kota, dan SDN 014 Kecamatan Bukit Bestari. Sedangkan perpustakaan tingkat SMP, diraih SMPN 5 dan SMPN 2 Tanjungpinang.


(Humas)
 
Top