{[["☆","★"]]}
BATAM I KEJORANEWS.COM : Penggusuran rumah warga di Tanjung Uma, Bukit Timur, Lubuk Baja berlangsung alot, warga setempat yang tidak ingin rumahnya digusur melakukan perlawan terhadap tim terpadu dari Satpol PP dan Ditpan BP Batam. Kamis (13/7/2017).


Dalam aksinya, ratusan warga menghadang laju gerak pagar betis Satpol PP dan Ditpan BP Batam yang akan memasuki wilayah pemukiman yang akan digusur.

Sementara 2 alat berat yang akan melakukan perataan rumah warga, tidak bisa bergerak dikarenakan dihadang oleh ibu-ibu dan warga yang lainnya.

Dari pantauan, terjadi aksi dorong antara warga dengan tim terpadu yang mengakibatkan satu anggota Satpol PP pingsan saat aksi tersebut.

"Kami tak takut mati, kami akan mempertahankan lahan kami" teriak salah satu ibu-ibu yang menghadang lajunya Kobelco.

Semnetara di tempat yang sama, tampak pihak aparat seperti Polisi dan TNI bersiaga terhadap kemungkinan yang  ada saat aksi saling dorong berlangsung.

Bersamaan dengan kericuhan pada pukul 15.20 WIB itu, turun hujan, yang membuat tim terpadu dan aparat membubarkan diri sambil mencari tempat berteduh,  sembari menunggu arahan lebih lanjut dari pimpinan mereka.

Sementara warga tampak masih tetap bertahan walaupun hujan turun sangat deras.

(Ismail)
 
Top