{[["☆","★"]]}
PALESTINA I KEJORANEWS.COM : Dunia Muslim mengecam langkah baru Israel yang menutup Masjid al-Aqsa setelah melakukan penembakan mematikan di kompleks al-Quds masjid suci di Kota Tua Yerusalem Timur yang didudukinya. Sabtu (15/7/17).

Tembak-menembak Jumat berlangsung di luar Masjidil Haram al-Sharif dan membuat tiga orang Palestina dan dua petugas polisi Israel tewas.

Setelah kejadian tersebut, polisi Israel menutup kompleks Masjid Al-Aqsa, menahan sebentar Sheikh Muhammad Hussein, mufti agung Yerusalem al-Quds, dan membatalkan sholat Jum'at (14/7) di situs tersebut.

"Kami bersikeras untuk mencapai masjid al-Aqsa dan melakukan shalat di sana. Pendudukan Israel yang mencegah kita untuk berdoa menandai sebuah serangan terhadap hak kita untuk beribadah di masjid Islam suci ini, "kata Sheikh Muhammad.

Langkah yang diambil oleh rezim Tel Aviv itu menuai kutukan dari dunia Muslim

Liga Arab, Yordania menuntut al-Aqsa membuka kembali penutupan yang dilakukan rezim Tel Aviv.

Liga Arab memperingatkan terhadap konsekuensi penutupan Masjid Al-Aqsa dan larangan sholat Jum'at yang dilakukan Israel itu " bahaya."

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada hari Jumat, organisasi PAN-Arab dengan 22 anggota tersebut mengatakan, bahwa tindakan tersebut akan berdampak buruk terhadap apa yang disebut proses perdamaian di wilayah tersebut dan memicu konflik, terorisme dan ekstremisme.

Terkait itu, mereka selanjutnya meminta Israel untuk segera membuka kembali al-Aqsa dan menghindari upaya untuk mengubah status historis masjid tersebut, serta menuntut masyarakat internasional untuk melindungi situs-situs suci Islam dan Kristen.

Selain itu, Yordania, yang berfungsi sebagai penjaga kompleks Masjid Al-Aqsa, mendesak pembukaan kembali lokasi tersebut dan menyarankan Israel untuk "menahan diri untuk tidak mengambil langkah apapun yang bertujuan mengubah" status quo Yerusalem al-Quds atau kompleks masjid.

"Yordania menolak serangan terhadap hak-hak Muslim," juru bicara pemerintah Yordania Mohammad Momani mengatakan dalam sebuah pernyataan yang disampaikan oleh kantor berita resmi Petra pada hari Jumat.

Qatar menginginkan aksi global

Dalam perkembangan serupa, Kementerian Luar Negeri Qatar mengecam penutupan Israel terhadap Masjid Al-Aqsa, pencegahan sembahyang di sana dan deklarasi daerah tersebut sebagai zona militer tertutup sebagai pelanggaran berat terhadap kesucian situs-situs Islam dan sebuah provokasi bagi jutaan umat Islam. seluruh dunia.

Editor : Boris HR
Sumber : presstv.com
 
Top