{[["☆","★"]]}
NATUNA I KEJORANEWS.COM : Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro(Disperindagkop dan KUKM) kabupaten Natuna menggelar Kegiatan Pelatihan Manajemen Pengelolaan Koperasi/KUD bagi pengurus koperasi se-Kabupaten Natuna. Selasa (11/4/17).

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Kementerian Koperasi, Deputi Kelembagaan, Ali Sadikin dan Cecep. Dan dihadiri 30 peserta pengurus koperasi se-Kabupaten Natuna.

Dalam laporannya Kepala Dinas Perindagkop dan UM, Helmy Wahyuda memaparkan tujuan dari dilaksanakannya kegiatan pelatihan tersebut, yakni untuk memberikan wawasan mengenai pengelolaan manajemen koperasi, khususnya pengelolaan administrasi keuangan, sekaligus menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan inovatif dalam badan koperasi.

" Semoga dengan adanya pelatihan ini koperasi di Kabupaten Natuna bisa menjadi lebih produktif dan berdaya saing. Anggaran kegiatan ini menggunakan APBD Natuna tahun 2017". Paparnya.

Sementara itu Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti, dalam sambutannya sekaligus membuka secara resmi kegiatan pelatihan tersebut mengungkapkan, koperasi di Natuna saat ini sedang dilanda mati suri. Hal tersebut dikarenakan perputaran modal sering menyangkut sehingga koperasi kurang produktif.

"Euforia dulu di natuna ini ada bantuan dari pemda untuk koperasi, sehingga koperasi di natuna langsung tumbuh banyak dan menjamur, sayangnya, ketika bantuan tersebut tidak ada, banyak koperasi yang mati. Tentu hal ini menjadi perhatian pemda. " ungkap Ngesti.

Menurut ngesti, pengelolaan koperasi harus dilakukan dengan sungguh-sungguh. Karena sesuai dengan visi misinya koperasi dibentuk dengan tujuan menyejahterakan angggota dan masyarakat.

"Ini perlu ada keseriusan, harus ada manajemen dengan sistim IT atau teknologi, karena saya temui dinatuna ini banyak pengurus yg gaptek, karena jaman ini sudah jaman teknologi, semoga dengan pelatihan ini koperasi di natuna bisa eksis dan tingkat produksinya baik." Kata Ngesti menutup sambutan.







Advertorial
 
Top