{[["☆","★"]]}
NATUNA I KEJORANEWS.COM : Meski dilaksanakan secara terbuka, Pelelangan Dan Penjualan Kendaraan Dinas  Operasional Roda 4 Milik Pemkab Natuna tahun 2017 yang dilaksanakan di Gedung Sriserindit Ranai,   kurang diminati oleh masyarakat. Pasalnya sebagian besar kendaraan yang dilelang itu kondisinya sudah dibawah 70 persen, sehingga banyak menjadi pertimbangan.

Sekertaris Daerah Kabupaten Natuna Wan Siswandi, dalam sambutannya saat membuka lelang mengatakan, kegiatan pelelangan dan penjualan kendaraan Dinas tersebut dilaksana tanpa ada yang perlu ditutupi dan semua kalangan masyarakat bebas mengikuti lelang itu.

“Dan kita pemkab Natuna tidak menutup - nutupi agar lelang ini dilelang secara terbatas, tapi dilakukan secara terbuka,ini maknanya adalah, semua bisa masuk, dan ini juga ada aturannya, lelang secara terbuka, “ jelas Siswandi, Selasa (21/3/17).


Dari sejumlah kendaraan yang dilelang itu beberapa unit diantaranya   sedang dalam proses perbaikan di Bengkel Mobil, dan beberapa unit lainnya tidak memiliki kelengkapan surat kendaraan.
 Sekertaris Badan Pengelola Keuangan  Pengadaan Aset Daerah- BPKPAD Kabupaten Natuna, Syafei kepada RRI mengatakan, sebelum memastikan akan mengikuti lelang kendaraan, para calon pembeli telah diarahkan untuk melihat terlebih dahulu kondisi kendaraan .

Sementara itu untuk kendaraan yang tidak memiliki kelengkapan surat kendaraan, akan mendapatkan surat bukti lelang dan keterangan hilang dari tim Aprisial yang telah menentukan harga lelang.

“Biaya perbaikan dan pengurusan surat yang hilang telah ingclud dalam harga lelang, sehingga pembeli tidak perlu repot mengurusnya lagi,” kata Syafei.

Ada 38 unit kendaraan yang dilelang oleh Pemkab Natuna, kebanyakan merupakan pengadaan tahun 2006. Diantaranya jenis Daihatsu Taruna dan Mitsubishi Kuda serta beberapa jenis lainnya.
Kendaraan tertinggi yang diajukan dalam lelang adalah Jeep Toyota Harrier, dengan nomor polisi BP. 5 N, keluaran tahun 2007 yang dimenangkan oleh Husaini yang terjual dengan harga Rp 208 juta.

Kendaraan termahal kedua adalah Mitshubishi Pajero dengan nomor polisi BM 2 N, pembuatan keluaran tahun 2001, yang dilepas dengan harga Rp. 72juta 280 ribu.

Adw
 
Top