{[["☆","★"]]}
BATAM I KEJORANEWS.COM : Kegaduhan di The BCC Hotel and Residence yang terjadi Rabu kemarin (8/2/17) tidak hanya antara oknum TNI dan staf Conti Chandra pemilik hotel itu. Namun juga terjadi antara staf Tjipta Fudjiarta yang bernama Indriyadi dan Conti Chandra sendiri.

Kegaduhan terjadi saat Conti Chandra akan masuk ke kantor dibelakang resepsionis hotel, Indriyadi yang menghalangi Conti Chandra masuk ke ruangan itu, mencoba menutup pintu masuk sehingga terjadi aksi saling dorong yang menyebabkan tangan Conti Chandra kelingkingnya terluka dan berdarah.

Setelah pintu terbuka, Conti Chandra langsung menemui Indriyadi dan menunjukkan tangannya yang terluka kedepan matanya, disaat itu karyawan yang setia kepada Tjipta Fudjiarta itu, berteriak-teriak seolah-olah dipukul, padahal Conti Chandra hanya menunjukkan tangannya yang terluka dan berdarah kedepan matanya, hal tersebut telah disaksikan oleh sejumlah wartawan yang meliput kejadian tersebut.

Beruntung kejadian itu dilihat sejumlah wartawan dan juga divideokan oleh keluarga Conti Chandra sebagai barang bukti tidak adanya tindakan kekerasan yang dilakukan Conti Chandra, karena menurut kabar, Indriyadi malah membuat laporan ke pihak berwajib dan media massa, bahwa Conti Chandra memukul dirinya.

Alfonso Napitupulu, SH., Penasehat Hukum Conti Chandra mengatakan, semoga Indriyadi yang setia kepada Tjita Fudjiarta dapat mempertanggungjawabkan laporan yang  ia buat, karena menurutnya itu hanya rekayasa, oleh karena itu sebagai PH Conti Chandra dirinya akan juga melaporkan rekayasa itu.

Rdk
 
Top