{[["☆","★"]]}
BINTAN I KEJORANEWS.COM : Mapolsek Bintan Timur bekerja sama dengan Kecamatan, Lurah, TNI AD, TNI AL, Pemuda Panca Marga (PPM), Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM), Perpat Bintan, Puskesmas serta Tokoh masyarakat mendirikan Posko bencana untuk penanganan jatuhnya pesawat Polair di perairan Senayang Kabupaten Lingga. Sabtu ( 3/12/16).

Kapolsek Bintan Timur AKP Arya Tesa Bramana Sik, melalui Kanitbinmas Polsek Bintim AKP S. Sinurat mengatakan, pihak kecamatan yang bekerjasama dengan Polsek Bintan Timur adalah Kecamatan Bintim, Kecamatan Bintan Pesisir, dan Kecamatan mantang. Kerjasama itu dikatakannya untuk memonitoring jatuhnya pesawat Polair di perairan Senayang.

" Tidak menutup kemungkinan serpihan puing pesawat ataupun barang yang hanyut di bawa arus laut sampai ke perairan Bintan, apa lagi jarak perairan Senayang dan perairan Bintan tidak terlalu jauh," ulasnya.


AKP S.Sinurat juga menghimbau pada seluruh nelayan serta masyarakat yang menemukan serpihan puing pesawat serta barang segera menghubungi ke nomor Ponsel 0813 7209 4840 atau ke Nomor Mapolsek Bintim 0771 61110.

" Kami berharap, dengan informasi ini, para nelayan dan masyarakat yang menemukan puing pesawat atau barang lain yang hanyut di  tengah laut atau pun di pinggir pantai, segera menghubungi di salah satu nomor yang telah tertera di media ini,"  tuturnya.

Dipantau dari detik.com, berikut 13 nama korban Skytruck-ck M28 yang jatuh:

1. AKP Budi Waluyo (pilot)
2 AKP Eka Barokah (pilot)
3. AKP Tonce (pilot)
4. Brigadir Joko Sujarwo (mekanik)
5. Brigadir Mustofa (mekanik)
6. AKP Abdul Munir (penumpang)
7. AKP Safran (penumpang)
8. Bripka Erwin (sda)
9. Briptu Andi Z(sda)
10. Bripda Rizal (sda)
11. Bripda Eri (sda)
12. Brigadir Suwarno (sda)
13. Brigadir Joko Sungatno.


Obet
 
Top