{[["☆","★"]]}
BATAM I KEJORANEWS.COM : Pemerintah Kota Batam sudah jelas melarang adanya usaha yang tidak sesuai dengan peruntukannya, hal ini mengacu kepada pasal 13 huruf d Peraturan Daerah No 16 Thaun 2007 tentang Ketertiban Umum, yang berbunyi untuk kepentingan umum dan masyarakat sekitarnya, setiap orang / badan dilarang untuk melakukan usaha yang tidak sesuai peruntukkannya, dan atas pelanggaran pasal tersebut pelaku atau badan usaha dapat dikenakan sanksi berupa; kurungan selama 3 bulan dan denda Rp 5 juta. Kamis (24/11/16).

Mengenai mucikari yang menjajakan PSK kepada lelaki hidung belang, pengaturannya bisa dilihat di Pasal 506 KUHP. Menurut Pasal 506 KUHP, mucikari adalah makelar cabul yang membantu mencarikan langganan dan mendapat bagian dari hasil si pelacur. Berdasarkan Pasal 506 KUHP, hukuman bagi mucikari yang mengambil untung dari pelacuran perempuan adalah kurungan selama-lamanya 3 bulan.

Jika si mucikari juga menyediakan tempat prostitusi / rumah bordil, hukumannya menjadi lebih berat. Orang-orang yang mendirikan rumah prostitusi / rumah bordil, bisa dihukum berdasarkan Pasal 296 KUHP. Pasal 296 ini untuk memberantas orang-orang yang mengadakan rumah bordil atau tempat-tempat pelacuran. Orang yang mengadakan rumah bordil / pelacuran misalnya menyediakan rumah atau kamar-kamar kepada perempuan dan laki-laki untuk melacur. Berdasarkan Pasal 296 KUHP, hukuman untuk orang yang mngadakan rumah bordil adalah penjara selama-lamanya 1 tahun 4 bulan atau denda Rp 15 Juta berdasarkan Peraturan Mahkamah Agung No. 2 Th 2012.


Ancaman pidana itu dapat semakin tinggi jika pelaku yang tidak taubat atas perbuatannya yang telah dihukum sesuai UU di Indonesia. Meskipun demikian ancaman pidana penjara dan denda sepertinya tidak membuat takut Rumah Makan Morena yang berada di depan dekat Diskotik Newton.

Rumah Makan Morena 29 tidaklah seperti namanya sebagai rumah makan benaran, pantauan media ini, dilantai satu Rumah Makan Morena 29, hanyalah usaha londry (tidak ada rumah makan }, sedangkan dilantai bagian atas adalah tempat “ penyekapan “ PSK lokal yang siap menunggu orderan.

“ Ini hanyalah modus saja , mengelabui ,seolah rumah makan benaran, padahal tempat esek-esek, tempat protitusi, tempat transaksi PSK siap tunggu orderan “ ujar sumber media ini diwarung makan kaki 5 didepan RM Morena 29, Selasa (22/11).

Sumber ini menambahkan, setiap malam sejak sekitar jam 18 WIB , puluhan wanita pekerja seks komersial (PSK) dengan pakaian aduhai duduk didepan laundry menunggu orderan hidung belang.

“ yang namanya Morena dikelola oleh orang yang sama, bos`nya satu orang “ sebut sumber ini.

Seperti dimuat sebelumnya, bisnis trafficking antar Negara di Kota Batam kian menjamur ,sejumlah tempat hiburan malam sekelas Pub & KTV menyediakan Pekerja Sek Komersial {PSK} asing dari berbagai Negara. Bisnis menggiurkan ini bukan lagi hal yang baru terdengar , namun aparat Imigrasi dan Kepolisian “seolah-olah “ membiarkan bisnis penjualan manusia lintas Negara ini kian merebak, menjamur tanpa ada tindakan .

Informasi terbaru yang didapat tim media ini, Grand Dragon Pub menjadi salah satu tempat hiburan yang menjadi tujuan PSK asing tersebut. PSK asing ini hadir di Grand Dragon Pub dipandu mucikari dan diawasi oleh koordinator`nya. Meski begitu, salah satu Manager di Grand Dragon mengatakan, jika para PSK asing tidak bertempat tinggal disana, namun ada yang memandunya .

Mereka tidak bertempat disini, mereka ada yang membawa kemari. Dan coordinator mereka itu katanya mereka { PSK itu-red } Inisial Pnd, Am, And. Yah mereka pemain lama “ bebernya beberapa waktu lalu.

St mengaku, gencarnya pemberitaan terkait keberadaan PSK asing ini , menjadi alasan baginya untuk melarang para PSK asing dari berbagai Negara tersebut datang ke Grand Dragon Pub. “ Saya sudah melarang PSK asing itu datang kesini, karena belum apa-apa sudah rebut, saya sendiri tidak mau jika tamu-tamu yang datang ke Grand Dragon merasa terganggu “ ujar St.

Berdasarkan informasi yang berkembang dilapangan. Sejumlah tempat di Batam yang menyunguhkan layanan PSK asing, diantaranya, Morena Pub, FMS Hotel, I Hotel, Square , M2 , M1 serta sejumlah tempat lainnya, dengan tarif hitugan Dollar.{as}
 
Top