Efek Domino Pipa Pembuangan Air Batamindo ke PT Medani Tractorindo Perkasa Membuat Lingkungan Warga Banjir


Efek Domino Pipa Pembuangan Air Batamindo ke PT Medani Tractorindo Perkasa Membuat Lingkungan Warga Banjir

 

BATAM I KEJORANEWS.COM : Pipa air pembuangan milik PT Batamindo Investment Cakrawala menghambat pekerjaan pembangunan drainase sepanjang 800 meter yang dilakukan oleh PT Medani Tractorindo Perkasa dan konsultan pengawas CV Prima Kreasi Arsindo Consultant.


Turmudi pengawas pekerjaan lapangan dari CV Prima Kreasi Arsindo Consultant mengatakan bahwa adanya pipa dari Batamindo tersebut membuat pekerjaan semenisasi dinding drainase terhambat selama 2 Minggu.


" Karena pipa itu, sekitar 2 Minggu kami tidak bisa bekerja. Air yang keluar dari pipa mengenai pacak pondasi semenisasi sehingga kami tidak bisa bekerja. " Ujar Turmudi. Selasa (15/9/2026).


Lanjut Turmudi dirinya merasa bersyukur karena saat ini pihaknya bisa melanjutkan pekerjaan karena pihak Batamindo telah menyambung pipa pembuangan airnya, melewati dinding drainase yang ia buat.


" Mereka sudah menyambung pipanya, sehingga tidak mengganggu pekerjaan kami. Kalau soal mereka mengerjakan penyambungan pipa itu sudah ada koordinasi dengan dinas BMSDA saya tidak tahu. Mungkin sudah ada koordinasi tapi saya tidak tahu, " terang Turmudi.


Turmudi juga menjelaskan bahwa pihaknya melakukan pengerjaan proyek pembangunan drainase jalan utama S.Parman dari simpang jembatan pintu 4 Bida Ayu sampai depan kantor Balai Pelaksanaan Jalan Nasional nyambung ke belakang jalan dalam GMP.



" Dari mulai batas jembatan ini, hingga simpang GMP sana itu beda kontraktor, bukan kami. Dan itu melalui anggaran BP Batam," ucap Turmudi.


Di sisi lain, tidak adanya pengerjaan drainase selama 2 Minggu yang dilakukan oleh PT Medani Tractorindo Perkasa menuai komplain dari warga RT 4 RW 3 Rusunawa Perumnas. Pasalnya pekerjaan yang berhenti mengakibatkan Banjir di lingkungan warga tersebut


" Mereka menghentikan pekerjaan, sementara pekerjaan mereka yang separuh jalan mengakibatkan tanah galian menutup parit yang menjadi saluran pembuangan kami. Sudah 3 hari ini saya komplain ke kontraktor, bahkan lurah juga akan datang melihat parit kami yang tersumbat karena galian kontraktor ini. Untung hari ini mereka bekerja sehingga langsung memperlebar parit kami yang tersumbat, " ujar Kusmendar Ketua RT 4 RW 3 Rusunawa Perumnas.


Saat ini pihak kontraktor sedang membersihkan tanah yang menyumbat parit pembuangan lingkungan RT 4 RW 3 Rusunawa Perumnas.


Dalam mengerjakan pekerjaan drainase dari pintu 4 Bida Ayu hingga belakang jalan GMP, PT Medani Tractorindo Perkasa dan pengawas konsultan adalah CV Prima Kreasi Arsindo Consultant menggunakan Anggaran Rp 15.033, 388.842 ( Rp15,03 miliar).


Sementara itu, dari data lapangan yang didapat sesuai plang proyek, sambungan drainase utama jalan S Parman mulai dari depan kantor Balai Pelaksanaan Jalan Nasional hingga depan GMP dilakukan oleh PT. ARTHA GEMAH LESTARI dan KONSULTAN PENGAWAS CV. GAMMA’ 91 dengan anggaran sebesar Rp Rp. 17.206.589.790 (17,2 miliar lebih).


Red

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama